Obyek Wana Wisata Mantingan Kembali Dibuka Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Wana Wisata Kartini Mantingan, Sabtu (17/4/2021) (foto:agung/sigijateng)

REMBANG (Sigi Jateng) – Obyek Wisata Wana Wisata Kartini Mantingan yang berada di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebon sudah beroperasi kembali setelah lama ditutup karena masa pandemi covid -19.

Wisata Mantingan yang dikenal masyarakat Rembang karena Wisata Kolam Renangnya mulai dibuka untuk hari Sabtu dan Minggu.

Sesuai dengan Protokol kesehatan yang telah ditetapkan Peraturan Bupati Rembang No 34 tahun 2020 bahwa semua layanan Publik harus yang menimbulkan kerumunan mematuhi Prokes mulai dari penyediaan cuci tangan,hans sanitazer menjaga jarak serta memakai masker.

Administratur KPH Mantingan Widodo Budi Santoso melalui Waka Administratur Dwi Anggoro Kasih menjelaskan bahwa Hari ini Wana Ewisata Kartini mantingan sudah dibuka kembali tetapi kita tetap menerapkan prokes dan menghimbau kepada pengunjung untuk yang merasa sakit tidak usah bepergian atau menunda wisatanya.

“Setelah kami mendapatkan Rekomendasi dari tim Gugus Tugas Covid 19 kami mencoba untuk menata kembali wisata Mantingan dalam membiasakan dengan kehidupan baru yang harus kita lakukan. Masuk menggunakan masker, diukur suhu badannya kendaraan disemprot din infektan, Cuci tangan sebelum pengunjung masuk bilik. kita tidak boleh terlena hanya karena mengejar target Pendapatan tetapi lebih fokus untuk prokesnya,” Ujar Anggoro, Sabtu (17/4/2021).

Agar nantinya tidak menjadi klaster baru covid 19 dalam berwisata di Wana Wisata Kartini Mantingan. untuk pengunjung baik dalam kota maupun dari luar kota kami juga juga menyediakan ruang isolasi apabila ada pengunjung dengan suhu badan lebih dari 37 derajat.

“Untuk keamanan kami juga dibantu polsek Bulu dan team kesehatan dari puskesmas bulu,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Bulu AKP Roy Irawan, berpesan kepada Pengelola untuk memperhatikan Prosesnya dan tertib dalam jam buka maupun tutupnya. ketentuan buka jam 08.00 dan tutup jam 15.00. sesuai dengan hasil simulasi hari Senin 12 April jelasnya.

Eko salah satu pengunjung dari Desa Medang kecamatan Blora mengatakan bahwa dirinya sudah lama pengen agar lokasi renang di Mantingan kembali dibuka.

“Kami sebetulnya sudah lama pengin renang di kolam renang Mantingan , ya karena airnya itu jenih dan alami. bukan air yang banyak kaporitnya, hawanya juga sejuk,“ ujarnya.

“Dulu masih banyak binatang kera ekor panjang di depan loket Wisata Kolam Renang. tetapi sekarang sudah tidak ada. ya mungkin karena habitatnya rusak dan banyak diburu orang,” Tambahnya sambil membawa anaknya masuk kolam renang. (Agung)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here