Muh Haris: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

SEMARANG (sigijateng.id) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Lomba Baca Kitab Kuning sebagai bentuk partisipatif menghadirkan khazanah keilmuan dasar. Ketua DPW PKS Jateng Muh Haris mengungkapkan bahwa Kitab Kuning menjadi salah satu pondasi sebuah peradaban.

“Kitab Kuning adalah salah satu pondasi, dasar dari sebuah peradaban. Menjadi interaksi antara sumber ilmu (Kyai) dengan pewaris dan pembangun peradaban dalam hal ini Santri.” Jelasnya dalam Pembukaan Lomba Baca Kitab Kuning di Studio DPW PKS Jateng. Minggu (05/12/2021).

Muh Haris mengatakan bahwa sebagian besar antropolog dan Buku mengungkapkan peran Kitab Kuning sebagai sarana perjuangan dan pembuka wawasan Masyarakat. Kitab Kuning menjadi dasar penentuan pembebasan sebuah wilayah dari keterbelakangan.

“Kitab Kuning ini dasar, menjadi tolak ukur sebelum seorang Santri nanti akan membuka, mengembangkan sebuah daerah untuk lebih baik lagi. Jadi mari kita Kita mulai kembali dari dasar, sebagai wujud Usaha menjaga keberlangsungan sejarah peradaban,” katanya.

Lebih lanjut Muh Haris menambahkan selain Kitab Kuning ada 3 unsur dominan lain yang saling berkaitan untuk membentuk peradaban. Tiga unsur itu adalah Kyai sumber Ilmu, Santri yang menyambut ilmu, dan Pesantren tempat bertemunya ilmu.

Lomba Baca Kitab Kuning kelima DPW PKS Jawa Tengah digelar dalam dua sesi yaitu penyisihan dan final tingkat Wilayah. Sebanyak 120 peserta akan memperebutkan 6 tiket menuju babak final tingkat Wilayah. Pemenang dari Lomba Baca Kitab Kuning Kelima DPW PKS Jateng akan menjadi perwakilan Jawa Tengah dalam Final Nasional pada tanggal 8 Desember 2021 mendatang. (aris)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here