Mudahkan Layanan Akses Pencarian Buku, Dinarpus Kendal Tengah Siapkan Aplikasi Berbasis Digital

Ilustrasi Aplikasi Digital Library

Kendal (Sigi Jateng) – Guna memudahkan masyarakat dalam mengakses pencarian buku secara digital melalui smartphone, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Kendal saat ini tengah menyiapkan program aplikasi yang menghubungkan perpustakaan daerah dengan semua perpustakaan desa.

“Iya saat ini masih kita siapkan program aplikasinya agar perpusda dengan perpusdes terkoneksi. Sehingga, masyarakat dengan mudah bisa mengetahui koleksi buku di perpusda dan perpusdes. Untuk data base di perpusda sudah siap, tinggal kombinasikan dengan perpustakaan desa,” terangnya.

Pembangunan gedung perpustakaan daerah yang direncanakan selesai akhir tahun 2021. Foto : Istimewa

Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kendal, Ircham Chalid mengatakan, rencananya, program tersebut akan direalisasikan pada awal 2022 nanti setelah gedung perpusda baru selesai dibangun.

Saat ini sudah terbentuk 42 perpustakaan desa yang tersebar di beberapa kecamatan. Sebelas diantaranya sudah berkonsep inklusi yang sudah dioperasikan untuk masyarakat.

Diketahui bahwa pembangunan gedung baru perpustakaan daerah Kendal berada di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota Kendal. Gedung 2 lantai itu berdiri di atas lahan seluas 4.606 meter persegi dan direncanakan selesai dibangun pada akhir 2021 nanti.

Ircham menarget gedung perpusda ini selesai dibangun lebih cepat 1 bulan dengan menelan anggaran 10 miliar. Pihaknya terus memantau percepatan pembangunan gedung perpustakaan yang baru tersebut.

Sisanya, kelengkapan sarana dan prasarana pendukung, taman, halaman, juga pagar pembatas digarap Pemerintah Kabupaten Kendal mulai awal 2022. “Saat ini, pekerjaan bangunan sudah mencapai 30%, dalam proses pengecoran lantai dua. Lebih cepat 18% dari target yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Selain menyuguhkan ruang baca umum, perpustakaan berkonsep the light library ini bakal menyuguhkan ruang baca digital, ruang diskusi, ruang khusus lansia, podcast, ruang audio visual, perpustakaan disabilitas, referensi pustakawan, dan juga sarana umum seperti mushola dan toilet.

Dinarpus sudah mengajukan anggaran untuk memenuhi sarana pendukung perpustakaan baru melalui APBD 2022 nanti. Beberapa kebutuhan lain juga mulai dipersiapkan seperti 37.412 eksemplar dengan 23.689 judul buku, dan persiapan penyediaan e-book.

“Kita harap begitu gedung selesai dibangun langsung dilengkapi sarpras agar bisa segera digunakan. Untuk e-book mudah-mudahan teranggarkan di 2022, termasuk anggaran taman hingga komputer, dan lain-lain,” tuturnya. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here