Momentum Hari Santri, Baznas Bagikan Ratusan Sembako dan Rehab Rumah

Suasana pembagian sembako yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang. (Dok. Humas BAZNAS Kota Semarang)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Momentum hari santri nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 22 oktober 2021, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang menyalurkan Ratusan Sembako bagi warga terdampak pandemi covid-19 di wilayah Tlogosari Wetan, Pedurungan. Disamping itu ada 23 titik rumah yang direhab di beberapa Wilayah Kota Semarang.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua 2 Hj Aminah dan Wakil Ketua IV Hj Afifah, Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang M Asyhar. Camat Pedurungan Eko Yuniarto, Mantan Sekcam Pedurungan Sabar Trimulyono yang sekarang menjabat sebagai Camat Gunungpati.

Camat Pedurungan, Eko Yuniarto mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian Baznas Kota Semarang kepada warga yang terdampak pandemi covid-19 khususnya di wilayah Tlogosari Wetan, Pedurungan. 

“Bahkan selain sembako, setelah ini akan dibantu rehab rumah tidak layak huni bagi warga kami,” ujar Eko.

“Kalau boleh jujur, dulu Mas Sabar ini yang mengusulkan, kebetulan beliau sebelumnya sekcam Pedurungan sekaligus Plt.Lurah Tlogosari Wetan, Pedurungan. Saya ini alhamdulillah ketiban berkahnya,” kelakarnya.

Hj. Aminah mengungkapkan sudah menjadi tanggung jawab kami dalam menghimpun, mengelola dan menyalurkan dana zakat, infak dan sedekah kepada warga yang berhak menerimanya. 

“Hari ini kita salurkan lebih dari 300-paket sembako di Wilayah Kota Semarang, khusus d Tlogosari Wetan ini sekitar 140 paket sembako. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat serta meringankan beban saudara kita yang terdampak covid-19,” terangnya.

Secara terpisah Ketua Baznas Kota Semarang H. Arnaz Agung Andrarasmara mengungkapkan, bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk membantu warga kota semarang mulai kebutuhan dasar hidup yakni pangan, papan dan  sandang serta pendidikan dan kesehatan. 

Disamping itu pihaknya juga membantu sesuai dengan ashnaf dan ketentuan perundangan yang berlaku.

“Kami terus berupaya mengajak warga Kota Semarang untuk membayar zakat, infak dan sedekahnya melalui Baznas Kota Semarang serta berkomitmen untuk menyalurkannya di Wilayah Kota Semarang” ujarnya. 

Penyaluran ini, tegas Arnaz, tidak sampai ke suriah, afganistan atau negara yang sedang berkonflik. 

“Lha wong di Kota Semarang ini saja masih banyak yang membutuhkan akibat dampak pandemi covid-19”, tegasnya. (Mushonifin) 

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here