Menggandeng Komunitas Pemuda, Mahasiswa KKN Nusantara Adakan Pengecatan Gapura dan Kerja Bakti

LAMPUNG SELATAN (Sigijateng.id) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan pengecatan gapura utama dan kerja bakti dengan komunitas pemuda di Desa Kertosari, Minggu (05/11/2021).

Ada lima komunitas yang diajak kolaborasi, diantaranya Komunitas Pemuda Kreasi (KPK), Kita Satu, East Cemetery, Cah Umbul Kupeng (Cambuk), dan Baiturrohman.

Kegiatan kerja bakti dilakukan dibeberapa titik, diantaranya sepanjang jalan gapura sampai perempatan Desa Kertosari, Masjid Nurul Islam, dan Lapangan Desa Kertosari.

Jadwal Kerja Bakti yang semula dimulai pukul 07.00 harus diundur sampai pukul 09.00 dikarenakan hujan. Namun hal tersebut tidak menghalangi semangat pemuda untuk melangsungkan kerja bakti.

Ketua Pelaksana, Dwi mengatakan kegiatan pengecatan gapura bertujuan untuk memperbarui warna gapura yang sudah mulai pudar, apalagi gapura merupakan icon desa.

“Pas pertama masuk desa pasti yang dilihat gapuranya, nah kami melihat warna gapura di Desa Kertosari sudah mulai pudar, untuk itu kita adakan pengecatan gapura,” ucapnya.

Mahasiswa Hukum Pidana Islam (HPI), Dwi juga menambahkan kegiatan ini untuk merekatkan tapi silaturahim dan melestarikan gotong-royong.

“Selain itu, kegiatan ini juga untuk merekatkan tali silaturahim antara mahasiswa KKN dan pemuda-pemudi Desa Kertosari,” katanya.

Ia mengaku sangat senang melihat antusias pemuda-pemudi dalam membantu menyukseskan program KKN tersebut.

“Kegiatan ini tidak akan berjalan dengan mudah tanpa bantuan dari temen-temen komunitas dan support dari warga masyarakat Desa Kertosari.

Rizal Arifin, Pembina Komunitas Pemuda Kreasi (KPK) mengatakan bahwa kolaborasi antar komunitas di Desa Kertosari baru pertama kali ini terjadi.

“Jujur, kegiatan kolaborasi komunitas baru terjadi hari ini, dan ini berkat mahasiswa KKN,” ucapnya.

Ia juga mengharapkan, walaupun Mahasiswa KKN Nusantara sudah tidak berada di Desa Kertosari, program kerjanya akan tetap berlanjut.

“Walaupun anak KKN sudah tidak berada disini, programnya akan tetap kami lanjutkan, karena ini kegiatan yang positif,” tutupnya.

Suparnoto, salah satu perangkat Desa Kertosari mengatakan semoga pemuda-pemudi Desa Kertosari bisa banyak belajar dari mahasiswa KKN.

“Kedatangan mahasiswa KKN memberikan warna baru untuk Desa Kertosari, semoga pemuda-pemudi bisa mendapatkan banyak pelajaran dan terinspirasi dari mahasiswa KKN,” ucapnya. (rizki nf/asz)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here