Lewat Apresiasi Seni, Komik Polisi Bawa Semangat Positif Kesenian Indonesia

Kompol Hasby Ristama founder sekaligus CEO Komik Polisi. (Foto: Handout)

Jakarta (Sigi Jateng) – Seiring berkembangnya ekosistem teknologi yang inovatif dan kreatif, komik kini tidak hanya diapresiasikan di atas kertas, namun komik kini menjadi sebuah sarana yang sangat efektif bagi konten digital.

Salah satunya dengan hadirnya Komik Polisi yang bisa menjadikan sebuah wadah apresiasi seni bagi masyarakat, khususnya kaum milenial para pecinta seni komik.

Untuk itu, dalam berkontribusi mengisi perkembangan seni kreatif tersebut, pada tahun 2015 Komik Polisi hadir di tengah masyarakat menghiasi dunia komik Indonesia, salah satunya dengan rutin menggelar Lomba Komik Polisi yang hingga kini setiap tahunnya terus digelar.

Kompol Hasby Ristama, Founder sekaligus CEO Komik Polisi mengatakan bahwa perkembangan Komik Polisi sejak berdirinya pada tahun 2015 hingga kini terus meningkat, bahkan dapat dibilang berkembang pesat, hal ini terbukti dari akun resmi Komik Polisi melalui platform Instagram dengan username @komikpolisi yang telah memiliki ratusan ribu pengikut.

“Komik Polisi adalah bentuk persepsi masyarakat terhadap institusi Polri yang tercetak dalam sebuah gambar, baik itu digital maupun manual, ini akan menjadi kritik membangun bagi Polri dan juga akan menjadi pencerahan bagi masyarakat yang belum tahu detail tentang sisi lain dari polisi,” kata Hasby melalui keterangan, Senin (29/11/2021).

Untuk lombanya sendiri, lanjut Hasby, yang digelar setiap tahun, Komik Polisi melibatkan kalangan profesional, di antaranya seperti Kendra Paramita, desainer dan ilustrator senior yang menangani sampul depan Majalah Tempo sejak tahun 2004. Muhammad Misrad, kartunis dan juga dosen di IKJ.

“Tentunya untuk setiap Lomba Komik Polisi yang digelar setiap tahunya kita melibatkan kalangan Profesional, Seperti Kendra Paramita dan Mice Misrad,” tutup Hasby. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here