KKN UIN Walisongo Bangunkan IPNU/ IPPNU Ranting Wonokerto dengan Menggelar Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad

BATANG (Sigijateng.id) atang – Salah satu hari besar Islam adalah maulid nabi atau kelahiran nabi Muhammad SAW. Pada kesempatan ini, Rabu (20/10) KKN Reguler Dari Rumah UIN Walisongo Kelompok 97 merangkul rekan dan rekanita IPNU IPPNU Ranting Wonokerto yang mulai bangkit dari ketidakaktifan yang melanda. Kebangkitan ini sebagai awal koneksi hubungan dengan pengurus khususnya dan masyarakat pada umumnya.

“Alhamdulillah, acara ini terlaksana dan merupakan acara perdana dari IPNU IPPNU Ranting Wonokerto setelah satu periode mengalami ketidakaktifan,”kata Khifdhullisan, Ketua IPNU Ranting Wonokerto saat memberikan sambutan.

Perlu untuk diketahui bersama bahwa selama masa pandemi IPNU-IPPNU Ranting Wonokerto mengalami ketidakaktifan karena satu dan lain hal. Hal ini dituturkan oleh KH Ahmad Fauzi, Rais Syuriah Ranting Wonokerto Bandar

“Kami mengucapkan terimakasih, seluas-seluasnya, setinggi-tingginya, sedalam-dalamnya atas inisiatif terselenggarakannya acara ini yang selama ini hampir satu periode lebih tidak ada komunikasi dengan NUnya,” tutur pria yang akrab disapa Mbah Fauzi.

“Ini mulai dan akan ada sambung pikiran dan lain sebagainya sehingga roda organisasi berjalan dengan baik. Dan silaturahim pada kesempatan ini menjadi pembuka hubungan kami orang tua dengan anak muda bisa sambung dan melangkah ke depan lebih baik,” sambung Rais Syuriah Ranting Wonokerto tersebut.

Selain hal tersebut terdapat pesan agar rekan-rekanita IPNU IPPNU mampu hadir dan memberi warna yang lebih bagus dalam pendalaman peringatan maulid nabi yang disampaikan dalam sambutannya oleh Bapak Fauzi.

“Pembacaan maulid setiap malam di tiap musholla dan masjid berkumandang mulai malam ke satu hingga malam ke dua belas. Ini rame. Ini merupakan syiar. Kenapa dikatakan syiar karena belum tahu terjemahannya apalagi maksudnya. Ini tugas IPNU dan IPPNU mencari terjemahannya agar masyarakat tahu.”

Tidak cukup sampai di situ, pesan terkahirnya adalah terkit peringatan hari santri yang akan diisi istighosah bersama dan IPNU IPPNU agar menjadi panitia pensusksesan acara tersebut yang bertempat di Desa Wonokerto.

“Hari santri akan ada istighosah bersama, dan IPNU IPPNU akan saya jadikan panitia” tutup Rais Syuriah Rantung Wonokerto.

Dibalik acara tersebut, ternyata IPNU-IPPNU mendapat suntikan positif baik secara material atau pun non material dari teman-teman KKN Reguler Dari Rumah UIN Walisongo Semarang yang bertempat di Desa Wonokerto.

“Acara ini merupakan gagasan dan bantuan dari teman-teman KKN UIN Walisongo agar kami mampu menciptakan hubungan baik dengan masyarakat pada umumnya dan pengurus pada umumnya,” terang ketua IPNU Ranting Wonokerto.

“Terima kasih kami ucapkan untuk teman-teman KKN yang mau mengemas acara ini dengan baik,” ucap dan pungkas laki-laki yang akrab di sapa mas khif. (Diyaul Aziz/asz)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here