KH Labib Shodiq: Kiai dan Santri Punya Ikatan Batin Kuat

BANYUMAS (Sigijateng.id) – Pengasuh Pondok Pesantren AlHikmah I, Benda, Sirampog, Brebes KH Labib Shodiq Suhaimi mengatakan, hubungan emosional antara kiai dan santri selalu mempunyai ikatan batin yang sangat kuat.

‘’Meski mereka tidak berada di pondok pesantren lagi, sudah berubah tangga dan berkiprah di masyarakat dengan berbagai profesi, tetapi sanad keilmuan mereka tetap tersambung sampai kapanpun. Karena itu agar ilmu kalian barokah, sebarluaskan ilmu agama dan jaga tali silaturahmi,’’ tegas Gus Labib.

Dia mengatakan hal itu di depan ratusan ratusan alumni Himpunan Santri Banyumas (HISBAN) dan Alumni Pondok Pesantren Al Hikmah I Benda, Sirampog dalam acara peringatan Haul Ke-10 wafatnya KH Mohammad Masruri Bin Abdul Mughni dan Peringatan 100 hari wafatnya KH Shodiq Bin Suhaimi di Pondok Pesantren Misbahul Falah; Cabang Pondok Pesantren Al Falah Tinggarjaya Jatilawang, Banyumas, belum lama ini.

Hadir pada kesempatan itu Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah KH Ahmad Shobri, KH Abdu Munif dan Pengasuh Pondok Pesantren Misbahul Falah; Cabang Pondok Pesantren Al Falah, KH Maulana Ahmad Hasan MPd.
Dalam tausiahnya, KH Labib Shodiq Suhaimi berpesan kepada para santri agar selalu takdzim dan mengormati para kiai.

‘’Agar mendapat ilmu barokah jangan pernah menyepelekan nasihat kiai,’’ tegasnya, Seluruh alumni santri pondok pesantren Al Hikmah I Benda juga diminta terus menyebarkan ilmu agama yang telah diperolehnya kepada masyarakat.

Sebab, dengan menyebarkan kembali ilmu agama, para alumni telah mengamalkan ilmunya dan ikut meneruskan perjuangan para pendiri Pondok Pesantren Al Hikmah I Benda dalam mendidik, mengajar dan membina umat.

“Kalau anda masih mengaku Al Hikmah (itu) pondok sampean. Saya berpesan kepada seluruh alumni untuk terus menyebarluaskan ilmu-ilmu kiai (ilmu yang didapatkan di Pondok Pesantren Al Hikmah Benda) dan itulah yang akan menjadi ridha para kiai dan itu pasti ilmunya barokah,” kata Gus Labib Shodiq.

Selain itu, lanjut Gus Labib, santri juga harus mengikuti tindak-tanduk para kiai seperti menjaga tali silatirahmi antara santri dengan kiai atau pesantren dimana dia menimba ilmu. Hal ini juga sudah dan selali dilakukan para kiai Al Hikmah yakni dengan menghadiri Haul para kiainya.

“Ikuti jejak lakunya guru-guru kita, Almarhum Abah Masruri (KH Mohammad Masruri bin Abdul Mughni) dan Abah Shodiq (KH Shodiq bin Suhaimi) setiap ada haul Mbah Bisri pasti datang. Ini merupakan ikatan yang menyambung santri dengan gurunya,” tegas Gus Labib Shodiq.

Senada dengan KH Labib Shodiq, Pengasuh Ponpes Al Hikmah lainnya, KH Imaduddin bin KH Masruri Mughni mengatakan untuk menjadi santri yang diakui dan mendapatkan ridha dan barokah kiai,. Silaturahmi, mempraktikan ajaran dan perilaku para kiai menjadi hal utama.

Apalagi, tegas Gus Imad, setiap saat, kiai-kiai di Ponpes Al Hikmah Benda selalu mendoakan para santri dan alumninya. “Doa para kiai terus mengalir kepada para santri dan alumni semua tetap nyanthol. Nyantol silaturahminya secara terus menerus tanpa putus,’’ katanya. (Aris)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here