Ketum MUI Pusat Alami Kecelakaan di Salatiga, Berikut Kondisi dan Kronologinya

Rais Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar yang juga Ketua MUI Pusat mengalami kecelakaan di Tol Semarang – Solo tepatnya di 462. 800 Jalur A, kini dirawat di RSUD Kota Salatiga. Foto : Istimewa

Jakarta (Sigi Jateng) – Rombongan Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar sudah melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Setelah sebelumnya rombongan mengalami kecelakaan di ruas tol Semarang-Solo.

Kiai Miftachul Akhyar yang juga Ketua Umum MUI tersebut dalam kecelakaan tersebut tidak mengalami luka serius. Hasil rontgen RSUD Salatiga menyatakan Kiai Miftach sudah diperbolehkan pulang.

“Alhamdulillah, pukul 10.20 tadi Kiai Miftach sudah diperkenankan melanjutkan perjalanan ke Surabaya,” ujar Sekretaris Pribadi Kiai Miftach, Nur Hidayat, Kamis (12/8/2021).

Sekretaris MUI Jawa Tengah, Prof Imam Taufiq mengatakan Kiai Miftach bersama rombongan telah menjalani rontgen dan dinyatakan tidak mengalami kendala berarti.

“Kondisi Kiai Miftach baik-baik saja meski beberapa anggota tubuh masih linu. Dari sisi medis sekarang sedang dilaksanakan analisis karena beberapa bagian tubuh ada yang njarem (linu). Secara umum normal dan dibilang dokter tidak ada masalah. Beliau juga bisa mengangkat kedua tangan dan tidak ada masalah,” katanya.

Dia mengatakan, kondisi Kiai Miftach sehat namun masih lemah karena efek perjalanan dari Mesir beberapa waktu yang lalu. Sepulang dari Mesir, meski hasil tes PCR negatif, Kiai Miftach tetap memutuskan menjalani karantina di Hotel Sultan selama delapan hari.

Usai karantina itu selesai pada hari ini, Kiai Miftach memutuskan melanjutkan perjalanan ke Surabaya melalui kendaraan darat. Kiai Miftach setiap pekan memang menjadwalkan tiga hari di Jakarta dan sisanya di Surabaya.

Beliau memang rutin mengendarai mobil dari sana. “Kondisi beliau sehat namun terlihat lemas mungkin karena sedang capek. Sepulang dari Mesir, beliau menjalani karantina di hotel,” ujar Rektor UIN Walisongo Semarang ini.

Menurutnya, saat ini rombongan Kiai Miftach sedang menuju Surabaya karena kondisinya tidak terlalu mengkhawatirkan. Rombongan Kiai Miftach ada empat orang yang terdiri dari Sopir, Putra Kiai Miftach Gus Zaki, serta seorang ajudan Kiai Miftach.

“Saat ini rombongan sudah menuju Surabaya. Rombongan Kiai Miftach dikawal oleh Patwal, dikawal kepolisian, dan dikawal rombongan Kakanwil Kemenag Jawa Tengah,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Rais Aam PBNU yang juga Ketua MUI Pusat KH Miftachul Akhyar dan rombongan mengalami kecelakaan di tol Semarang-Salatiga, Jawa Tengah pada Kamis (12/8/2021) sekitar pukul 06.10 WIB. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here