Jadi Akses Utama Peredaran Narkoba, BNNP Tingkatkan Pengawasan di Wilayah Pesisir

Suasana pemusnahan Narkoba di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. (Dok.)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Brigjen Pol Purwo Cahyoko selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, melakukan pemusnahan barang bukti narkotika di Kantornya, Selasa (25/5/2021). Barang-barang bukti tersebut adalah hasil pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Jepara, Pati dan Banyumas yang melibatkan narapirana di Lapas Kedungpane Semarang beberapa waktu lalu.

Purwo Cahyoko mengatakan pihaknya saat ini mewaspadai peredaran narkoba pada wilayah pesisirpesisir berdasarkan temuan-temuan sebelumnya.

“Dari data yang ada, peredaran narkotika di Indonesia 80 % melalui jalur laut,” katanya.

Diapun mengaku melakukan pengamatan khusus untuk wilayah pesisir Jawa Tengah. Dia menjelaskan wilayah pesisir Jawa Tengah menjadi akses paling favorit bagi peredaran narkotika.

“Karena ini ada pantainya ya, jadi ada akses peredearan narkotika. Tapi wilayah lain tetap kami waspadai sebagai tempat peredaran narkotika,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia, barang bukti yang dimusnahkan pada kesempatan kali ini merupakan hasil ungkap kasus sejak Januari 2021 – Mei 2021. Paling dominan dari hasil penangkapan wilayah Banyumas.

“Barang bukti yang dimusnahkan dari kasus di empat tempat. Pati, Jepara, Ambarawa dan Banyumas,” ujarnya.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 370 gram sabu dan 230 gram ganja sintetis. Adapun terdapat sisa narkotika yang tidak ikut dimusnahkan karena sebagai bukti dipersidangan dan uji laboratorium.

“Sabu dari 400 gram kita musnahkan 370 gram. Ganja sintetis dari 233 gram kita musnahkan 230 gram. Sisanya untuk bukti dipengadilan dan uji laboratorium,” ucapnya.

Purwo Cahyoko menambahkan pada pengungkapan di Jepara pihaknya menangkap dua orang bernama Deni dan Andi Sutiyono dengan barang bukti 27 gram sabu. Sementara di Banyumas pihaknya mengamankan tiga orang bernama Ita Novitasari, Sutiono dan Sefrian dengan barang bukti 233 gram Ganja Sintetis.

Untuk kasus di Ambarawa, BNNP Jawa Tengah menangkap tersangka bernama Aviv Imron, Misbachul Rojikin dan Zainur Rohmad dengan barang bukti 200 gram sabu. Sedangkan di Pati BNNP berhasil mengamankan Arik Setyawan, Trinatan Fendi Wilis dan Dedi Lukman ditangkap dengan barang bukti 150 gram sabu. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here