Isu Reshuffle Mendikbud Nadiem Makarim, Ini Tanggapan Yoyok Sukawi

Mendikbud Nadiem Makarim

JAKARTA (Sigi Jateng) – Anggota Komisi X DPR RI, A.S. Sukawijaya atau yang kerap disapa Yoyok Sukawi angkat bicara mengenai isu resfhuffle Kabinet Indonesia Maju belakang ini.

Apalagi salah satu menteri yang mendapat sorotan untuk direshuffle adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim yang selama ini menjadi mitra Komisi X DPR RI.

Isu terkait reshuffle Nadiem dari posisi Mendikbud menguat lantaran Kemendikbud baru saja mendapat tambahan tugas baru setelah Kementerian Riset dan Teknologi dilebur dalam kementerian yang dipimpin mantan pendiri Gojek ini.

“Isu reshuffle memang lagi ramai ini. Di media massa mau pun media sosial tengah ramai diperbincangkan, namun sekali lagi bahwa reshuffle kabinet itu hak prerogatif Presiden, yang penting dilakukan dengan tujuan untuk kepentingan rakyat,” tutur Yoyok Sukawi di Jakarta, Senin (19/4).

Menurut Legislator dari Fraksi Partai Demokrat ini, para menteri Kabinet Indonesia Maju lebih baik fokus dalam bekerja melayani rakyat daripada memikirkan posisinya sebagai menteri. Terlebih di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, banyak pekerjaan rumah yang harus dilaksanakan para menteri Presiden Jokowi.

“Kami di Komisi X berharap semua mitra kerja kami yakni Mas Nadiem di Kemendikbud, Mas Sandiaga Uno di Kemenparekraf dan Pak Zainudin Amali di Kemenpora tetap fokus bekerja melayani rakyat. Kabar terkait reshuffle jangan sampai mengganggu program-program dari kementerian untuk rakyat,” pungkas Yoyok Sukawi.

Diberitakan sebelumnya, isu akan adanya reshuffle kabinet terus menggelinding belakangan ini. Sejumlah namapun disebut-sebut bakal masuk dalam reshuffle kabinet jilid II.

Adalah Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (Sekum PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti yang kini tengah hangat menjadi perbincangan jelang isu reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden RI Joko Widodo.

Abdul Mu’ti digadang bakal menempati posisi sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang akan dileburkan dengan Kemenristek menggantikan Nadiem Makarim pada sesi reshuffle jilid II kali ini.

Namun, pria yang karib disapa Abe tersebut menanggapi hal ini dengan hemat bicara, dia menyatakan untuk saat ini tidak mau berandai-andai mengenai kabar yang beredar.

“Saya tidak mau berandai-andai,” kata Abe Minggu (18/4/2021).

Abdul Mu’ti mengatakan hingga saat ini belum terjalin komunikasi antara pihak istana dengan dirinya mengenai isi reshuffle tersebut. (Aris)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here