Indonesia Peringkat Satu Covid-19 di Asia Tenggara, UNIKA Undang Tokoh Lintas Agama Berdoa Bersama

Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS) dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Sandjojo Badan penyelenggara UNIKA Soegijapranata Semarang, Romo Mgr Rubiyatmoko saat memberikan doa. (Mushonifin)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Program Studi Rekayasa Ilmu Lingkungan (RIL) UNIKA Soegijapranata menggelar acara doa lintas agama untuk kesembuhan Indonesia dari covid-19 bertajuk “Hening Bersama dalam Satu Pinta: Doa lintas Agama, Kepercayaan dan Etnis untuk keselamatan Bangsa”.

Amrizarois Ismail, selaku panitia dan pembawa acara yang diselenggarakan pada Hari Minggu (1/8/2021) kemarin mengatakan alasan digelarnya acara tersebut adalah peringkat covid-19 di Indonesia yang saat ini menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara.

Wakil Ketua PBNU, H. Robikin Emhas. (Dok.) 

“Hingga Juli 2021, Indonesia menempati peringkat pertama diantara negara-negara ASEAN lainya dengan angka keterjangkitan sebanyak lebih dari 3 juta jiwa, dan kematian hingga lebih dari 90 ribu Jiwa. Dengan kondisi ini, Pemerintah kemudian memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali, dan kemudian dilanjutkan Dengan PPKM Level 2-4 yang masih berjalan. Sungguh luar biasa kejadian Pandemi ini yang juga membawa masalah dalam hal ekonomi dan sosial yang juga sempat menjadikan masyarakat turut terpolarisasi oleh keadaan,” ujar dia saat memberikan keterangan pada Selasa (3/8/2021).

“Begitu besarnya bahaya yang ditimbulkan oleh virus ciptaan Tuhan ini, dan tentunya kita sebagai Bangsa yang Beragama perlu meminta, berdoa kehadirat Tuhan agar kita diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan berat ini,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 30 tokoh lintas agama dan organisasi keagamaan. Hadir pula para pejabat UNIKA. Sementara untuk doa dipimpin oleh Dr. Ir. Djoko Suwarno, M. SI selalu Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan.

Tamu-tamu yang hadir dalam acara tersebut antara lain; Ketua Prodi RIL UNIKA Soegijapranata Semarang, Dr. Rr. M.I. Retno Susilorini, ST., MT, Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS) dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Sandjojo Badan penyelenggara UNIKA Soegijapranata Semarang, Romo Mgr Rubiyatmoko, Direktur Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimas Islam, Kemenag RI, Dr. H. Samsul Bahri.

Hadir pula secara daring Wakil Ketua PBNU, H. Robikin Emhas dan Pengasuh Ponpes Hidayatul Qulub Ngaliyan, Kyai Saifudin Zuhri. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here