Horison Nindy Pasang Barcode Peduli Lindungi di Area Lobby, Belum Vaksin Bawa Surat Keterangan Swab Antigen

Horison Nindy Pasang Barcode Peduli Lindungi di Area Lobby, Belum Vaksin Bawa Surat Keterangan Swab Antigen

SEMARANG (Sigijateng.id) – Kota Semarang kini sudah berada di level-2 dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau biasa disebut PPKM. Dimana dalam kebijakan tersebut sudah mulai banyak kelonggaran dalam berbagai sektor.

Marketing Communication Horison Nindya Riyanti mengatakan untuk perhotelan sendiri sudah bisa menambah kapasitas karyawan menjadi 75 persen. Selain itu kegiatan makan di tempat untuk Resto hotel sudah bisa menampung kapasitas sekitar 50 persen dengan durasi makan 60 menit.

“Itu artinya para tamu sudah dapat menikmati breakfast/ sarapan pagi di Resto hotel lagi.

Hotel juga sudah boleh menerima acara akad pernikahan dengan kapasitas 50 undangan dengan syarat tidak ada makan di tempat, semua menggunakan hampers,” kata wanita yang akrab disapa Riri ini.

Dengan kondisi seperti ini, kata Riri, memberikan harapan baru Horison Nindya untuk mulai memaksimalkan penjualan. Selain membuat beberapa promo khusus di masa PPKM ini, pihaknya juga tetap melakukan screening ketat terkait penerapan protokol kesehatan, termasuk memasang barcode peduli lindungi yang telah terdaftar di website pedulilindungi.id di area depan resepsionis.

“Kami mewajibkan semua tamu yang memasuki area hotel untuk men-scan barcode melalui aplikasi peduli lindungi mereka. Bagi tamu menginap yang belum melakukan vaksinasi dapat melampirkan surat keterangan swab antigen minimal H-1,” katanya.

Tidak hanya di depan Resepsionis, juga disiapkan beberapa barcode peduli lindungi di outlet Santan Resto, Ballroom dan Kurulu Sky lounge untuk para tamu yang tidak menginap. Mengingat outlet tersebut juga biasa kami jadikan pilihan venue untuk event Akad.

“Protokol kesehatan di Horison Nindya sudah tidak perlu diragukan lagi, selain kami sudah mempunyai sertifikat CHSE kami juga selalu update untuk kebijakan tambahan yang ditetapkan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Dengan demikian, pihaknya nya semakin percaya diri dan optimis untuk menerima tamu karena di masa PPKM seperti saat ini hal yang paling utama adalah penerapan protokol kesehatan. Tamu yang berkunjung merasa aman dan menginap di hotel pun menjadi nyaman.

“Semoga masyarakat Kota Semarang terus menjaga dan disiplin penerapan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, dan mencoba untuk hidup berdampingan dengan virus covid-19,” harapnya. (asz)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here