Hendi Beberkan Mengapa Bulan Juni Disebut Bulan Bung Karno

Ketua DPC PDIP Kota Semarang sekaligus Walikota, Hendrar Prihadi sedang memberikan donor darah dalam kegiatan Donor Darah dan Pendidikan Politik dalam rangka Bulan Bung Karno. (Dok.)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Ketua PDI Perjuangan Kota Semarang, Hendrar Prihadi menghadiri kegiatan Donor Darah dan Pendidikan Politik dalam rangka Bulan Bung Karno pada Minggu (14/6/2021).

Pada kegiatan yang digelar di markas DPC PDIP Kota Semarang tersebut, Walikota Semarang itu mengungkapkan, diperingatinya Bulan Bung Karno adalah agar penerus bangsa bisa semakin menghargai peran sang proklamator kemerdekaan Indonesia tersebut. Diceritakannya, pada bulan Juni terjadi tiga peristiwa besar yang menjadi sejarah.

“Pertama, yaitu pada tanggal satu Juni Bung Karno menyampaikan sebuah gagasan (Pancasila) yang kemudian ditetapkan sebagai dasar negara Indonesia. Kemudian tanggal 6 Juni yang merupakan tanggal kelahiran Bung Karno. Dan yang ketiga, tanggal 21 Juni, merupakan tanggal Bung Karno wafat,” urai Hendi.

Berdasarkan tiga kejadian tersebut yang terjadi pada bulan Juni, kemudian DPD PDI Perjuangan menetapkan Bulan Juni sebagai Bulannya Bung Karno. Harapannya dengan peringatan tersebut kader PDI Perjuangan akan selalu mengingat dan meneladani pribadi Bung Karno dengan pemikirannya yang luar biasa. Hendi juga mengungkapkan pemikiran yang dimiliki Bung Karno harus diingat dalam membesarkan partai berlambangkan kepala banteng tersebut.

“Bung Karno memiliki pemikiran dan ide yang luar biasa. Pemikiran itu yang kemudian mengilhami kita bagaimana di dalam membesarkan partai kita harus selalu NKRI, cinta Pancasila, pro terhadap rakyat kecil,” tegas Hendi.

Pada kesempatan tersebut, Hendi juga menegaskan kepada seluruh pengurus ranting PDI Perjuangan di Kota Semarang agar selalu memegang teguh kekompakan dan soliditas partai. Dirinya mengingatkan setiap kader dan ranting untuk kompak, menepikan permasalahan dan memikirkan bagaimana membesarkan partai.

“Kekuatan PDI Perjuangan terletak pada kekompakan dan soliditas partai. Maka jangan pernah memperpanjang masalah perselisihan, tetapi fokus pikirkan ke depan bagaimana PDI Perjuangan bisa menata Semarang, menambah kursi, menambah kemenangan di tingkat pusat,” pungkas Hendi. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here