Digelar Mulai 6 Desember, Kompetisi Piala Soeratin U17 PSSI Jateng 2021 Diikuti 29 Tim

Perwakilan klub peserta tengah mengambil undian pada saat managers meeting dan workshop Piala Soeratin PSSI Jawa Tengah 2021 di Hotel Candi Indah, Semarang, Selasa (30/11/2021) ( foto dok PSSI Jateng)

SEMARANG (Sigijateng.id)– Sebanyak 29 tim dipastikan turut serta di ajang Kompetisi Piala Soeratin U17 Asprov PSSI Jateng 2021. Kompetisi ini akan mulai digulirkan mulai 6 Desember mendatang.

Sebelum digelar, telah dilakukan workshop dan managers meeting di Hotel Candi Indah, Semarang, Selasa (30/11/ 2021).

‘’Alhamdulillah, pelaksanaan workshop dan managers meeting berlangsung lancar. Kita juga menggelar workshop untuk admin klub sebagai kepanjangan tangan administrasi kita,’’ kata Komite Kompetisi Asprov PSSI Jateng, Putut Wibowo Adhi, usai pertemuan.

Sebanyak 29 tim peserta kompetisi nantinya akan dipecah di lima daerah yang bakal bertindak sebagai tuan rumah.

Tiap venue, jelas Putut, akan berisi dua grup, sehingga total nanti kompetisi ini akan dibagi dalam 10 grup dari A sampai J.

Dari deretan Grup, hanya Grup J yang berisi, dua tim yaitu Persikama Kab Magelang Jr dan Persikaba Blora Jr. Selebihnya tiap grup berisi tiga tim.

‘’Kita memang buat sederhana, karena kita dikejar PPKM nasional yang akan diberlakukan 24 desember mendatang,’’ jelas Putut.

‘’Kami berharap, segalanya berjalan lancar, sehingga saat PPKM diberlakukan, kompetisi kita sudah selesai dan sudah ada wakilnya. Sehingga sewaktu-waktu putaran nasional di putar, kita tidak absen,’’ imbuhnya.

Meski sederhana, namun Kompetisi Piala Soeratin U17 Jateng ini akan mengacu pada protokol kesehatan. Jadi setiap tim juga harus lolos tes antigen seperti Kompetisi MS Glow for Men Liga 3 Jawa Tengah yang saat ini sedang berjalan.

‘’Jadi nantinya tiap hari kita bertanding dan serentak, sehingga kami jadwalkan tanggal 8 Desember babak pertama bakal selesai,’’ jelas Putut lagi.

Dari regulasi yang ada, tiap grup akan meloloskan satu klub ke babak 10 Besar yang nantinya akan dibagi empat grup lagi, dimana dua grup akan berisi tiga tim, sedangkan dua grup berisi dua tim.

Lebih jauh Putut menjelaskan, untuk babak penyisihan, semua tim diperbolehkan melakukan live streaming di stadion. Ini berbeda dengan Liga 3 yang live streamingnya menjadi hak siar sponsor.

 ‘’Tetapi jika di babak lanjutan ada vendor yang siap me-live-streaming-kan pertandingan kita, maka segalanya akan kita atur ulang, seperti halnya di Liga 3,’’ jelas Putut.

Putut menegaskan bahwa, untuk live streaming semua klub harus seijin operator, sehingga bisa diatur pelaksanaanya oleh Venue Manager’s. (aris)

Berita Lainnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here