Dibombardir Sepanjang Laga, Siwo PWI Jateng Sukses Kalahkan Manhik United

Pemain Siwo PWI Jateng, Mushonifin, terlihat kelelahan usai laga panas antara Siwo PWI Jateng melawan Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Kaliwungu Kendal. (Foto: Mushonifin/Sigijateng.id)

(SIGIJATENG.ID)Diluar dugaan, tim Siwo PWI Jateng berhasil menekuk tim dari Pondok Pesantren Manbaul Hikmah (Manhik) United Kaliwungu Kendal dengan skor 5 – 2 dalam laga silaturahmi di Stadion Citarum, Senin (18/10/2021) sore.

Padahal sepanjang 90 menit, pertahanan tim Siwo PWI Jateng harus bersusah payah menghentikan serangan tim Manhik yang bertubi-tubi. Sedangkan tim Siwo hanya mengandalkan serangan balik cepat disaat pertahanan Manhik lengah akibat terlalu menumpuk pemain di lini serang.

Terjadi scrimed di depan gawang Manhik United yang berakhir gol untuk tim Siwo PWI Jateng. (Foto: Mushonifin/Sigijateng.id)

Gol kemenangan Siwo diciptakan Ashok di menit ke-60, Erwin Ardian menit ke-40 dan 70, Arif Rahman Hakim (ARH) menit ke-75 dan 81.

Sedangkan gol Manhik United terjadi di awal-awal laga yang diciptakan oleh Hanif menit ke-35 dan menjelang akhir yang dicetak Irwan Yudi menit ke-85.

Manhik United sendiri diperkuat oleh beberapa pemain profesional seperti Ardiansyah eks pemain Persik Kendal dan Munif Febriawan eks Persibas Banyumas yang merumput di Liga 2 Indonesia.

Kemenangan atas tim Ponpes Manbaul Hikmah Kendal memang sudah dinantikan Gunawan Cs karena dalam partai sebelumnya, Siwo secara menyakitkan dikandaskan PS Kuda Laut 2 – 1, di lapangan Parade Kodam IV/Diponegoro satu hari sebelumnya, Minggu (17/10/2021).

“Kekalahan itu tidak perlu terjadi kalau saja pemain bek sayap Afri tidak melakukan gol bunuh diri pada injury time,” ucap sang kapten, Gunawan.

Semangat Siwo dalam menghadapi santri-santri Kaliwungu yang dimotori mantan pemain Persik Kendal, Ardiansyah tidak lepas dari jersey baru yang dipakainya.

Dalam laga kemarin sore itu, Siwo sekaligus launching jersey baru yang didominasi warna putih celana hitam.

“Ternyata dengan jersey baru tersebut, motivasi pemain ikut terlecut dan berbuah kemenangan,” ucap Gunawan Bangga.

Sejak Wasit Mudi meniup peluit kick off, tim Pondok Pesantren langsung berinisiatif melakukan serangan melalui dua wingernya yang diisi Munif Febriawan mantan Persibas Banyumas dan Irwan Yudi eks alumni Liga Santri 2017 yang dikenal sebagai pelari cepat.

Tim Siwo lebih banyak menunggu dan hanya mengandalkan counter attack.
Strategi ini ternyata cukup ampuh. Barisan pertahanan Siwo terdiri Afri, Kholison, Aradea dan Fery bagaikan truk tronton parkir. Gelombang serangan Manhik sukses dipatahkan oleh mereka berempat.

Lini depan Manhik terlihat frustasi, mereka pun merubah strategi. Setiap ada kesempatan dan ruang tembak, para penyerang akan melakukan shooting keras ke gawang tim Siwo.

Kiper Wahyu Metro patut dijadikan pahlawan. Kiper bertubuh 180 cm tersebut berjibaku jatuh-bangun menepis laju bola. Kejadian dramatis terjadi di menit ke-30, Wahyu dengan cekatan terbang menepis tendangan penalti Latif.

Penalti itu terjadi setelah pemain belakang Siwo, Kris melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Setalah bertarung terus-menerus, Pada menit ke- 35 Wahyu harus memungut bola di gawangnya sendiri. Setelah umpan crossing dari sayap kanan Manhik berhasil dikonversi striker Hanif menjadi gol.

“Sekuat-kuatnya benteng pertahanan kalau dibombardir terus menerus akhirnya bobol juga,” kisah Gunawan.

Ketinggalan 1 gol, tim Siwo seperti bangun dari tidur. Gunawan, yang berperan sebagai gelandang pengangkut air mulai menunjukkan kekuatannya. Pemain tengah lainnya seperti Moedrik, Ajib, dan Andi mulai menunjukkan tajinya.

Siwo mulai berani menekan, dengan memberikan umpan terukur ke pemain sayap atau langsung ke dua ujung tombaknya Arif dan Tri.

Melalui serangan dari lini tengah, Tri menerima umpan terobosan. Belum sempat balik badan, Tri mendapat sleding keras dari pemain belakang Manhik. Wasit Mudi memberikan tendangan bebas sekitar 3 meter di luar kotak penalti. Kapten tim Erwin tidak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangan bebasnya membuat penjaga gawang Manhik, Zakaria, hanya menatap pasrah. Bola masuk tepat di pojok gawang sebelah kanan. Kedudukan imbang 1 -1.

Memasuki babak kedua pelatih Siwo, Andi Sugiarto ingin Gunawan dkk bermain menyerang dengan menerapkan formasi 4-3-3.

Strategi pada babak kedua berjalan sesuai harapan. Kedua sayap Siwo tanpa putus mengirim bola ke dua strikernya. Betul saja, terjadi scrimed, sapuan bola pemain belakang Manhik malah jatuh di kaki pemain Siwo, Mushonifin.

Bola langsung dikirim ke Ashok yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan pria berambut gondrong menceploskan bola tanpa bisa dicegah kiper pengganti Manhik, Wafa pada menit ke-60. Skor berbalik menjadi 2-1 untuk Siwo.

Unggul 1 gol, Siwo tidak mengendurkan serangan. Playmaker Siwo, Arif beberapa kali terlihat body contact di kotak penalti.

Kali ini naas bagi Manhik, tackling terhadap pemain bernomor punggung 8 itu berbuah penalti.

Erwin dipercaya menjadi algojo, tendangan kaki kirinya masuk dipojok kiri dan terciptalah gol menit ke 70. Sekor 3-1 untuk kemenangan Siwo.

Tertinggal 2 gol, Manhik semakin mengerahkan kekuatannya. Permainan kedua tim menjadi semakin menarik, terjadi jual beli serangan. Bahkan sedikit menjurus keras, tercatat wasit mengeluarkan 4 kartu kuning.

Striker Arif semakin moncer. Umpan crossing dari sayap kanan Erwin, berhasil ditap-in dengan sundulan oleh Arif. Bola masuk tanpa bisa diantisipasi kiper Wafa. Skor 4-1 untuk Siwo.

Serangan semakin terkoordinir dengan baik. Bola dari kiper dilempar ke bek kiri Dea, dilanjutkan ke gelandang Moedrik, Afri ikut naik membantu serangan. Bola dari Afri disodorkan ke Arif. Meski dikawal dua pemain belakang, lewat sudut sempit bola dilesakkan dan tercipta gol ke-5 buat Siwo.

Gunawan sebagai gelandang bertahan menjalankan tugasnya dengan baik. Serangan dari lini tengah yang dibangun Manhik sukses dipatahkan.

Di menit terakhir Siwo kecolongan. Lini pertahanan mulai longgar. Tekanan dari sayap, bola-bola long pass dilesakkan oleh Manhik ke area titik pinalti Siwo. Irwan Yadi akhirnya mencetak gol memperkecil kekalahan Manhik setelah memanfaatkan kemelut yang gagal diantisipasi kiper Wahyu.

Sampai wasit meniup peluit panjang kedudukan tidak berubah skor 5 -2 untuk Siwo.

Koordinator Sepak Bola Siwo PWI Jateng Gunawan mengungkapkan, kemenangan atas tim Manhik United buah dari mulai kompaknya Tim Siwo. Juga hadiah buat penjaga gawang Siwo Linggar yang baru saja mendapatkan anak pertama.

“Kemenangan ini hadiah buat Mas Linggar, atas kelahiran putri pertamanya,” terangnya.

Coach Andi mengaku senang dengan kemenangan yang diraih Erwin dkk.

“Hari ini ada dua kegembiraan. Yakni bisa memakai jersey baru dan hasil yang kita raih cukup bagus. Ini buah dari teman-teman bermain lepas, berani menguasai bola,” jelas Andi.

Sementara itu, Koordinator Manhik United Rifqil Muslim Assyayuthi mengucapkan terima kasih kepada Tim Siwo sudah bisa sparing bareng.

“Kami sangat senang dan bangga bisa main bareng dan bersilaturahmi dengan tim wartawan,” ujar Rifqil. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here