Cinta Nabi dan Asah Skill Hadrah, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Adakan Maulid Nabi Ceria Bersama Panti Asuhan Al-Jannah

Menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad Saw., mahasiswa KKN Reguler DR UIN Walisongo Semarang Kelompok 10 mengadakan kegiatan Maulid Nabi Ceria bersama anak-anak Panti Asuhan Al-Jannah (29/10/2021).

Disamping itu, dengan tujuan mengembangkan skill alat musik anak-anak panti di daerah Tugurejo ini, mahasiswa KKN menggandeng El-Falah yang merupakan organisasi intra Ponpes Darul Falah Besongo Semarang. Bersama organisasi yang bergerak dalam penyaluran bakat seni hadroh atau rebana tersebut, anak asuh Panti Asuhan Al-Jannah dilatih berkolaborasi menghasilkan pertunjukan hadrah yang terampil dan menarik.

Kegiatan maulid ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan bakti sosial (baksos) mahasiswa KKN di Panti Asuhan al-Jannah yang bertujuan untuk berbagi ilmu dan pengalaman. “Berdasarkan tinjauan lapangan, baksos ini diadakan untuk membantu mereka yang membutuhkan baik dari segi ekonomi, ilmu dan sharing pengalaman. Dari hal tersebut, feedback yang teman-teman KKN dapatkan tentunya tambahan relasi, pengalaman dan bisa menjaga silaturahmi dengan mereka,” tegas Binti Farida Muflihah selaku Koordinator Desa KKN Kelompok 10.

Kegiatan maulid yang dilakukan pada Jum’at malam tersebut diawali dengan melantunkan sholawat diba’. Pembacaan sholawat diiringi dengan pertunjukan hadrah oleh anak-anak Panti bersama dengan El-Falah dan salah satu mahasiswa KKN Kelompok 10 sebagai vokal.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian mauidhoh. Umar Kustiadi mengatakan dalam mauidoh yang ia sampaikan di kegiatan ini bahwa peringatan maulid mengajarkan kita banyak hal. Salah satunya adalah untuk perbanyak shalawat atas Nabi Muhammad Saw. “Agar kuat hafalannya, mudah menerima pelajaran, kunci utamanya dengan perbanyak shalawat kepada Nabi”, pesan Umar yang juga merupakan penghafal Al-Qur’an.

Duta Santri Nasional itu juga mengungkapkan bahwa jangan sampai kita melupakan sunah rasul. Kita dianjurkan meneladani sifat dan perilaku Nabi, salah satunya yang paling gampang dilakukan adalah tersenyum sebagaimana Nabi Muhammad yang murah senyum. “Jangan pernah ragu ataupun takut untuk tersenyum walau terlihat pura-pura”, kata mutiara sebagai penutup mauidohnya.

Sebagai bentuk rasa cinta kepada Nabi, terdapat tradisi yang biasa dijalankan oleh para anak-anak di panti yaitu dengan berpuasa sunah di hari Senin. “Kita setiap malam Senin mengadakan maulid nabi. Setiap hari Senin anak-anak panti asuhan selalu puasa dalam rangka mengagungkan hari kelahiran nabi”, tutur M. Sabiq Kamalul Haq selaku pengasuh Panti Asuhan Al Jannah. (kel 10/rahma/asz)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here