Cara Keluarga Bupati Dico dan Istri Maknai Idul Adha, 2 Ekor Sapi Jumbo Jadi Hewan Kurban Pilihan Hingga Bagi-bagi 20 ekor Sapi Tiap Kecamatan

Bupati Dico bersama istri dan anaknya mengecek langsung hewan kurbannya di rumah dinas (rumdin) bupati sebelum dilakukan penyembelihan, Rabu (21/7/2021).

KENDAL (Sigi Jateng) – Peringati Idul Adha 1422 H tahun ini, Bupati Kendal Dico M Ganinduto bersama istri Chacha Frederica melakukan penyembelihan hewan kurban di halaman rumah dinas (rumdin) di Kelurahan Jetis, Kecamatan Kota Kendal.

Hewan kurban yang dijadikan pilihan Bupati Dico dan sang istri Wynne Frederica adalah 2 ekor sapi berukuran jumbo dengan berat masing-masing 1 ton. Sapi tersebut diperoleh dari pedagang di Kendal untuk nantinya dibagikan kepada warga sekitar.

Dico mengatakan, hewan kurban 2 ekor sapi pilihan ini sengaja dipotong di halaman rumdin. Satu ekornya mencapai berat lebih dari 1 ton. Dengan harapan, bisa menghasilkan daging yang banyak nantinya akan dibagi-bagikan kepada warga sekitar.

“Alhamdulilah, hari ini kita bisa berkurban dengan menyembelih dua ekor sapi. Hewan kurban sapi ini terbesar di Kendal lebih dari 1 ton. Sebelumnya kita sudah keliling-keliling ke peternak di Kendal,” kata Dico, Rabu (21/7/2021).

Dua ekor sapi tersebut dikhususkan kepada keluarganya dan masyarakat Kendal. Ia bersama sang istri juga berkesempatan mengecek langsung sapi kurbannya agar tetap terawat dengan baik.

Selain dua ekor sapi di rumah dinas, ternyata Bupati Dico juga mendistribusikan puluhan sapi ke tiap-tiap kecamatan. Penyembelihan dilakukan serentak pada hari ini bersama panitia penyembelihan hewan kurban tiap kecamatan.

“Tahun ini total lebih dari 20 sapi. Dua ekor akan saya potong sendiri di rumah dinas. Satu diniatkan untuk keluarga dan selebihnya untuk masyarakat Kendal. Semoga Allah meridhoi niat kami, dan ini bisa membantu masyarakat Kendal,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, sang istri Chacha Frederica dengan getol membersihkan hewan kurbannya agar terlihat bersih sebelum disembelih. Aktris cantik ini juga mengingatkan kepada panitia penyembelihan hewan kurban agar tetap menaati protokol kesehatan selama melakukan pemotongan hewan.

Termasuk memperhatikan tata cara penyembelihan hewan dengan baik dan benar. “Kita harus bersihkan dulu hewan yang akan kita kurban, jangan lupa beri makan. Nanti saat penyembelihan juga harus sesuai syariahnya, misal harus dipisahkan saat pemotongan, sebab harus melihat adabnya,” terangnya. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here