Besok PCNU Kota Semarang Dilantik, Akan Digembleng KH Miftachul Akhyar

KH Miftachul Akhyar

SEMARANG (Sigijateng.id) – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar akan hadir dan sekaligus menggembleng Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang masa Khidmah 2021-2026, yang akan dilakukan Selasa (5/10/2021) malam.

Kiai Miftach yang juga Ketua Umum MUI Pusat akan menyaksikan upacara pelantikan pengurus baru sekaligus musyawarah kerja cabang (Muskercab) yang akan digelar di Masjid Al-Muhajirin, Anak Ranting NU Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Namun karena pandemic, kegiatan dihadiri dengan peserta terbatas serta menerapkan protokol kesehatan ketat.

BACA JUGA; INILAH Link Twibbon Pelantikan PCNU Kota Semarang 5 Oktober 2021

“Kami mohon maaf kepada warga Nahdliyyin yang ingin hadir secara langsung di Masjid Al-Muhajirin, Jatisari, karena terbatasnya tempat sehingga dipersilakan mengikuti melalui siaran langsung melalui NU-TV dan Youtube,” kata Ketua Panitia Pelantikan dan Muskercab M Mahbub Zakki, Senin (4/10/2021).

Dikatakan Mahbub, kahadiran Rais Aam KH Miftachul Akhyar pasti sudah ditunggu-tunggu dan dikangeni warga NU. Tetapi karena masih dibatasi oleh PPKM maka kami patuh dan taat kepada aturan pemerintah membatasi yang hadir.

“Monggo, bisa menyaksikan secara virtual,” katanya menegaskan.

Selain Kiai Miftach, sejumlah kiai dan habib yang sudah konfirmasi hadir yaitu Wakil Rais Aam Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh AlMuktabaroh An-Nahdliyyah Habib Umar Muthohar, jajaran Mustasyar, Syuriyah dan Tanfidziyah. Ketua PBNU H Juri Ardiantoro PhD menurut Mahbub Zakki yang akrab dipanggil Bobby masih belum ada kepastian. Selain pelantikan PCNU Kota Semarang oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng, pada kesempatan itu akan dilakukan pelantikan Pengurus Lembaga di bawah Nahdlatul Ulama.

Katib Syuriyah PCNU Kota Semarang Dr KH In’amuzzahidin menjelaskan, upacara pelantikan sengaja dipilih di daerah Anak Ranting NU Jatisari, sebagai basis terdepan dari gerakan Nahdlatul Ulama menanamkan nilai-nilai ahlussunnah wal-jamaah (Aswaja) di masyarakat.

“NU Anak Ranting Jatisari kami pandang bisa menjadi percontohan untuk anak ranting yang lain di Kota Semarang, sehingga kahadiran Rais Aam selain melihat bagaimana semangatnya kader-kader Nahdliyyin di pelosok, sekaligus memompa semangatiai dan motivasi,” kata kiai muda alumnus Pondok Pesantren Futuhiyyah Suburan Mranggen Demak itu.

Sementara, Ketua PCNU Drs KH Anasom M.Hum menjelaskan, Muskercab yang sekaligus digelar di tempat itu sebagai konstitusi organisasi yang harus dilaksanakan untuk bersilaturahmi pengurus besar, pengurus wilayah, pengurus cabang, majelis wakil cabang (MWC), ranting dan anak ranting.

“Kami sudah menyusun program kerja selama lima tahun apa yang akan kami kerjakan. Kami juga sudah menyusun rekomendasi dan saran membangun yang bersifat internal dan eksternal. Alhamdulillah semuanya sudah dibahas dalam Pra-Muskercab beberapa waktu lalu yang digelar di Mabes NU Semarang,” katanya.

Salah satu tugas yang akan digarap bersama-sama dengan semua kekuatan NU di Kota Semarang yakni penguatan Aswaja di tingkat ranting dan anak ranting.

“MWC di Kota Semarang yang belum hidup ranting dan anak rantingnya akan kita pacu untuk tumbuh dan hidup. Demikian pula penguatan dakwah melalui medsos dan internet juga akan kami intensifkan lagi. Pengembangan SDM NU dan sarana-prasarana NU Center di Podorejo, Ngalian menjadi salah satu pekerjaan yang akan kami selesaikan,’’ katanya.(aris)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here