Berkunjung ke PON Papua, Taj Yasin Tilik Atlet Karate Putri Jateng yang Alami Cedera

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin saat menjenguk arlet karate putri Sindhy Tyas Putri Vedhayana yang dirawat di rumah sakit. ( foto ist)

JAYAPURA (Sigijateng.id) – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen bersama istrinya yang berkunjung ke PON Papua untuk mengikuti seremonial upacara penutupan, menyempatkan tilik ke salah satu atlet Jateng yang cedera dan dirawat di rumah sakit setempat.

Atlet yang cedera itu adalah atlet karate putri, Sindhy Tyas Putri Vedhayana. Dia mengalami cedera patah tulang hidung saat menjalani pertandingan Kategori Beregu Putri melawan Kontingen DKI Jakarta dalam ajang PON XX Papua.

Meski demikian, dia tetap memaksakan diri untuk terus mengikuti pertandingan perebutan Medali Perunggu melawan Papua. Namun, lantaran kondisinya sudah tidak terlalu bagus, maka dia dapat dikalahkan oleh tim tuan rumah.

Gus Yasin datang untuk melihat kondinya, sekaligus memberi dukungan serta menghiburnya. Dia mengaku khawatir dengan kondisi para atlet yang mengalami cedera.

“Satu atlet kita mengalami cedera hidung, waktu pertandingan lawan DKI. (Meski) sudah cedera tapi semangatnya tinggi, ingin merebutkan perunggu dengan tuan rumah (Papua). Namun tadi tidak bisa konsentrasi akhirnya dikalahkan oleh tim papua,” kata Taj Yasin usai menjenguk Sindhy, Kamis (14/10/2021).

Taj Yasin mengapresiasi semangat yang dimiliki oleh para atlet berjuang dalam ajang PON XX Papua 2021. Menurutnya, menjenguk dan memberi dukungan saat atlet mengalami cedera patut dilakukan.

“Yang buat saya menengok adalah semangatnya. Meski cedera, beliau masih mau mengharumkan nama Jateng. Semoga lekas sembuh dan semangat untuk seluruh atlet jateng,” tandasnya.

Sementara itu, Sindhy kepada Taj Yasin menjelaskan kalau dirinya saat bertanding melawan DKI Jakarta terkena hantaman keras di bagian wajah. Meski demikian, dia mengaku tidak merasakan sakit sehingga tidak menyadari kalau hidungnya bengkok.

“Sebelumnya saya tidak tahu kalau kena tonjok, hidung saya bengkok. Terus saya turun, teman saya yang tahu. Oleh petugas medis, saya diarahkan ke rumah sakit. Namun saya ingin melanjutkan untuk perebutan juara ketiga, eh malah kalah,” papar Sindhy. (aris)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here