Berbagi Kisah Sukses Raih Prestasi, Sayidatul dan Nurmilati Jadi Motivator Bagi Anak Yatim Piatu

Sayidatul Maslahah dan Nurmilati warga Plantungan Kendal yang meraih prestasi Cumlaude diundang ke Kodim 0715 Kendal jadi motivator untuk anak yatim piatu. Foto : Dok. Istimewa

Kendal (Sigi Jateng) – Masih ingat dengan dua warga kakak beradik asal Dusun Wonokerso Desa Tirtomulyo Kecamatan Plantungan, Kendal? Iya dia adalah Sayidatul Maslahah dan Nurmilati yang merupakan anak seorang buruh emping melinjo berhasil lulus S1 dan S2 dengan predikat Cumlaude.

Sejak bapaknya meninggal dunia pada tahun 2002 silam, keduanya saat itu masih berusia 3 tahun dan 5 tahun. Kakak beradik ini pun tak putus asa terus belajar penuh semangat hingga akhirnya mampu merampungkan pendidikan di perguruan tinggi negeri di Yogyakarta belum lama ini.

“Hidup harus tetap berjalan dan jangan takut karena selama berusaha dan berdoa, akan mendapat bantuan dari sang pencipta,” kata Sayidatul saat berkesempatan memberi motivasi dan semangat bagi anak yatim piatu yang digelar di Aula Makodim 0715/Kendal, Sabtu (4/9/2021).

“Kita hidup jangan takut karena Allah maha kaya, masalah biaya jika kita mau berusaha dan ikhtiar pasti tuhan akan memberi jalan keluar,” sambungnya.

Atas prestasi yang telah diraihnya, kedua anak Muzaorah (ibu kandung) berbagi semangat dan motivasi kepada anak-anak yatim piatu lainnya. Di balik kesuksesannya tersebut, mereka menceritakan saat masih sekolah hingga kuliah masuk di perguruan tinggi.

Seperti tidak malu kuliah sembari berjualan emping dan gula aren. Bahkan saat awal kali masuk kuliah, pakaian yang dipakai merupakan pemberian dari kakak kelasnya. Namun atas ketekunan serta dorongan dari ibu dan paman itu, keduanya kini mampu meraih segudang prestasi.

Sementara itu, Dandim 0715/Kendal Letkol inf Iman Widhiarto merasa senang, dengan motivasi yang diberikan kedua kakak beradik Sayidatul Maslahah dan Nurmilati tersebut. Bahkan, Dandim juga terharu mendengarkan perjalanan kisah hidupnya.

“Sayidatul dan Nurmilati merupakan kebanggaan warga Kendal yang bisa belajar hingga lulus sarjana , bahkan tak putus asa sekalipun meski tidak mendapatkan bimbingan dari ayahnya yang telah meninggal dunia saat masih balita,” kata Dandim.

Dalam kesempatan tersebut, Kodim 0715/Kendal juga sekaligus me memberikan santunan kepada yatim piatu sebanyak 65 orang. Santunan tersebut berupa sembako, tas dan sejumlah uang. Salah satu anak yatim penerima santunan merasa senang, mendapat bantuan berupa sembako tas dan uang.

“Senang mendapatkan semangat motivasi dari kakak Sayidatul, terlebih sekolah masih daring. Terimakasih juga atas bantuan yang diberikan dari pak Dandim, semoga menjadi pemacu semangat belajar saya,” tukas Annisa. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here