Bedug Bagelen Purworejo Diarak Keliling Kota Sofifi, Warga Antusias Sambut Gubernur Jateng

Kepala Kanwil Kemenag Jateng H Musta’in Ahmad dan warga Jateng yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Persaudaraan Jawa (KKPJ) Ternate menyambut kedatangan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Bandara Sultan Babullah Ternate, Jumat pagi (15/10)

SOFIFI – Replika Bedug Raksasa Bagelen Purworejo, Jumat siang kemarin (15/10) diarak keliling Kota Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara. Bedug tersebut menjadi ikon kafilah Jawa Tengah dalam pawai taaruf memeriahkan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) Nasional XXVI. 

Di bawah pimpinan kafilah H Musta’in Ahmad yang juga Kepala Kanwil Kementerian Agama Jateng, kafilah Jateng di atas mobil dengan mengusung bedug raksasa itu mendapat tepuk tangan meriah dari warga Kota Sofifi.

Ketua Panitia Pelaksana Pawai Taaruf, Hasby Yusuf menjelaskan pawai taaruf mengawali pembukaan STQH sebagai ajang promosi kemajuan pembangunan semua provinsi di Indonesia. Selain melibatkan semua kafilah se-Indonesia, pawai taaruf juga melibatkan organisasi masyarakat dari berbagai kabupaten kota se-Maluku Utara.

“Ini merupakan ajang promosi Kota Sofifi di kancah nasional,’’ kata Hasby.

Titik start pawai taaruf dimulai dari Tugu 99 tepat di depan kediaman Wakil Gubernur Maluku Utara, dan finis Kantor Kemenag Provinsi Maluku Utara.

Menurut rencana STQH Nasional akan dibuka Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), Sabtu malam (16/10) di arena utama Masjid Raya Ashafur Khiarat, Jalan Km 40, Kota Sofifi, Maluku Utara. 

Disisi lain, kemeriahan dan kerukunan antarsuku sangat terasa di Bandara Sultan Babullah Ternate pada Jumat pagi (15/10), yakni saat ratusan warga setempat menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Seperti penyambutan saat Ganjar hadir di Papua mengikuti PON, kehadiran Gubernur Jateng di Ternate juga sangat meriah. 

Asisten III Pemprov Maluku Utara, Asrul Gailea mewakili Gubernur Maluku Utara dan Kepala Kanwil Kemenag Jateng H Musta’in Ahmad yang sudah tiba lebih dulu di Ternate juga menyambut kedatangannya.

Dari pertunjukan kesenian hingga prosesi adat, dihadirkan untuk memberi penghormatan kepada Gubernur Jateng. Dari warga bersuku Ternate, mereka menyuguhkan tari Cakalele. Sebuah tarian perlambang keberanian yang dipersembahkan untuk tamu kehormatan. Bahkan mereka juga melakukan prosesi adat keselamatan dan keberkahan.

“Sebuah kehormatan Pak Ganjar tiba di sini. Semoga membawa berkah bagi warga Ternate, dan membawa kebaikan untuk beliau,” kata Nur Adiansyah, salah seorang peserta prosesi adat Ternate.

Selain suku Ternate, warga setempat yang bersuku Jawa tidak mau ketinggalan untuk memberi penghormatan. Bagi mereka yang sudah puluhan tahun menetap di Ternate, menjadi sebuah kebanggaan bisa bertemu dengan salah satu tokoh dari kampung halamannya.

“Sangat bahagia. Beliau ini kan bapak kita. Luar biasa rasanya,” kata Bagyo Widodo, salah satu tetua Kerukunan Keluarga Persaudaraan Jawa (KKPJ) Ternate.

Menurut Bagyo, penyambutan yang diberikan warga Ternate kepada Ganjar luar biasa. Dia menyebut itu adalah simbol persatuan yang semakin kuat antara suku Jawa dan Ternate, meski kenyataannya selama puluhan tahun mereka sudah hidup damai berdampingan.

“Kami warga Jawa yang di sini mengajarkan warga asli sini tentang gamelan, tembang-tembang Jawa dan tarian. Sebaliknya, anak-anak kami juga belajar adat dan kesenian suku Ternate,” kata Bagyo yang memakai blangkon khas Jawa Tengah.

Dituturkan, karena kedekatan itu, kelompok masyarakat Jawa yang ada di Ternate banyak turut berkontribusi dalam kehidupan sosial kesehatan di sini. Dari pemberian wakaf, membangun masjid sampai memberi sumbangan ambulans.

“Karena kerukunan kami, saat ini kami bisa sama-sama bahagia menyambut Pak Ganjar,” kata Bagyo.

Ganjar yang datang bersama istrinya, Siti Atikoh mengaku tidak menyangka bakal mendapat sambutan semeriah itu. “Yang penting semua rukun. Untuk saudara-saudaraku dari Jawa, ingat di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Sebisa-bisanya harus memberi manfaat di manapun berada,” katanya. (aris)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here