Bank Jateng Luncurkan Kredit Startup Milenial di Kota Solo, Dihadiri Gibran

SOLO  ( Sigijateng.id) – Bank Jateng secara resmi meluncurkan layanan kredit startup milenial untuk membangkitkan optimisme para wirausahawan muda Kota Solo di tengah situasi pandemi Covid-19.

Layanan tersebut dilaunching bersamaan dengan penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi 20 warga Kota Solo secara simbolis bertempat di Kantor Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta, Senin (23/8/2021).  Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Melalui kredit milenial ini, banyak keuntungan yang diberikan kepada para nasabah. Mulai dari bunga kredit yang rendah yakni 7 persen, proses pengurusannya yang mudah, jangka waktu angsuran yang cukup lama hingga tiga tahun atau 36 bulan, dan angsuran yang ringan serta terjangkau. Tidak hanya itu, plafond yang diberikan bahkan mencapai maksimal Rp 25 juta.

Selain itu, nasabah juga akan mendapatkan subsidi bunga atau cashback setiap tahunnya selama jangka waktu angsuran. Tahun pertama, nasabah akan mendapatkan cashback 5 persen, tahun kedua, cashback yang diberikan kepada nasabah 4 persen dan tahun ketiga, cashback yang diberikan kepada nasabah 3 persen.

Syarat untuk mengajukan kredit ini di antaranya, berusia 21 tahun atau sudah menikah dan maksimal jatuh tempo kredit berusia 45 tahun, tidak tercatat dalam daftar hitam, dan tidak sedang menikmati fasilitas kredit di bank lain.

Produk unggulan

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno menyampaikan, kredit startup milenial ini merupakan pemikiran dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Adapun layanan kredit bagi para wirausahawan muda ini telah diresmikan oleh Gubernur Jateng pada pekan lalu. Kredit startup milenial ini merupakan salah satu produk unggulan dari Bank Jateng.

“Hari ini kita launching di Solo, dan yang me-launching salah satu pemrakarsa, Mas Gibran. Dengan harapan ini bisa mengungkit (mengangkat) perekonomian anak muda dan Solo anak ini muda banyak,” kata Supriyatno usai acara.

Menurutnya, layanan kredit bagi milenial ini diluncurkan di tengah pandemi Covid-19 dengan maksud untuk membangkitkan optimisme para wirausahawan muda. Hingga kini sudah ada sekitar 400-an warga Kota Solo yang telah mengakses layanan kredit startup milenial ini.

“Kita jangan sampai terpaku dengan pandemi ini, tidak punya kegiatan, pesimis. Ini justru mengungkit optimisme anak-anak muda,” ucapnya.

Bantuan RTLH

Selain menyerahkan kredit startup secara simbolis kepada perwakilan nasabah, dalam kesempatan itu Supriyatno juga menyerahkan bantuan RTLH sejumlah 20 rumah dengan senilai Rp 300 juta secara simbolis kepada perwakilan penerima bantuan.

Dia menuturkan, bantuan sosial ini merupakan upaya dari Bank Jateng untuk mendukung program pemerintah baik itu di tingkat kabupaten/kota wilayah Jateng kaitannya penyediaan rumah layak huni.

Sementara itu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengucapkan terimakasih kepada Bank Jateng yang telah memberikan bantuan RTLH kepada warga Kota Solo.

Adapun layanan kredit startup milenial dari Bank Jateng menjadi penawaran yang sangat menarik bagi anak-anak muda Kota Solo yang hendak merintis maupun mengembangkan usaha.

Gibran mengungkapkan, layanan ini bisa menjadi peluang bagi para wirausahawan muda untuk bangkit di tengah pandemi Covid-19. “Ini kan angka Covid-19 di Solo sudah mulai membaik, artinya kita harus segera menggenjot percepatan pemulihan ekonomi. Salah satunya dengan ini kredit startup milenial ini,” kata Gibran.

Nasabah warga Kecamatan Jebres Kota Solo, Yessica Eka Putri (30) mengatakan, bunga kredit yang terjangkau serta jangka waktu angsuran yang cukup panjang menjadi keuntungan tersendiri dalam layanan kredit startup milenial ini. “Kami dapat plafond cukup panjang selama 3 tahun. Jadi kami bisa menata secara baik untuk pembayaran pinjaman,” terangnya.

Yessica telah merintis usaha catering sejak 2015 lalu. Adanya pandemi Covid-19 sangat berdampak besar terhadap usahanya.

Semula dia hanya melayani catering untuk acara-acara kampus. Namun semenjak kegiatan kampus ditiadakan sementara waktu karena pandemi Covid-19, perempuan itu lantas beralih melayani catering untuk acara rumahan atau acara keluarga. “Kemarin sempat goyah (dampak pandemi Covid-19). Adanya kredit ini ada harapan untuk bangkit lagi,” ucapnya.

Usai menyerahkan bantuan RTLH dan kredit startup milenial secara simbolis, Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meninjau Pasar Rejosari yang terletak di Kecamatan Jebres. Bank Jateng berperan dalam penataan prokes di Pasar Rejosari, Jebres, Surakarta.

Keduanya memberikan bantuan berupa celemek, masker dan paket sembako kepada para pedagang. Dalam kesempatan itu, Supriyatno dan Gibran juga berbincang dengan pedagang di sela tinjauan. Bank Jateng juga membantu untuk penyediaan hand sanitizer di pasar Rejosari, memberikan bantuan 500 clemek dan masker kepada pedagang. Selain itu Bank Jateng juga mendorong terwujudnya sistem pembayaran digitalisasi dengan QRIS di pasar tersebut. (Aris)

Berita Terbaru:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here