Bagaimana Merencanakan Karir di Era Pandemi, Ini Paparan Tim BK UNNES

Suasana kegiatan Bimbingan Karir Berkelanjutan untuk Menciptakan Peluang Kerja pada Era Digital" kepada pemuda dan pemudi Karang Taruna RT. 06, RW. 01, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Semarang beberapa waktu lalu. Acara ini diinisiasi oleh Tim BK UNNES. (Dok.)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Tantangan di masa pandemi covid-19 membawa implikasi besar terhadap berbagai lini kehidupan. Ekonomi dan kesehatan menjadi sektor paling terdampak akibat merebaknya virus jahat ini.

Terbatasnya lowongan pekerjaan, minimnya penghasilan dan banyaknya kebutuhan hidup menjadi masalah akibat ketidaksiapan mengantisipasi perubahan besar yang tersulut akibat covid-19.

Dalam hal ekonomi, para pelakunya ‘dipaksa’ menyesuaikan dengan kebijakan pembatasan interaksi dan transaksi langsung guna mencegah penularan virus. Akibatnya, digitalisasi ekonomi menjadi pilihan masyarakat, baik dalam investasi maupun pemasaran.

Menghadapi tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat BK UNNES telah mengadakan kegiatan pelatihan dengan tema “Bimbingan Karir Berkelanjutan untuk Menciptakan Peluang Kerja pada Era Digital” kepada pemuda dan pemudi Karang Taruna RT. 06, RW. 01, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Semarang beberapa waktu lalu.

Tim pengabdian kepada masyarakat yang diketuai oleh Dr. Sinta Saraswati, M. Pd., Kons menegaskan perlunya fasilitasi dari akademisi untuk membantu perencanaan hidup pemuda.

“Oleh karenanya, masyarakat perlu difasilitasi untuk merencanakan karir sejak awal dan menguatkan komitmennya agar semakin proaktif dalam menangkap peluang karier,” ujarnya, Jum’at (30/9/2021).

Sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim memaksimalkan potensi SDM pemuda di Kelurahan Ngijo untuk mempersiapkan karirnya dan manajemen keuangan agar terhindar dari krisis akibat masih maraknya covid-19 yang diprediksi akan membatasi aktivitas manusia hingga 5 tahun mendatang.

Kegiatan pelatihan diikuti oleh 23 peserta pemuda karang taruna dengan berbagai latar belakang pendidikan. Kegiatan ini dilakukan secara tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan dipandu oleh Vira Mulyawati sebagai MC, kemudian dilanjutkan pemaparan materi dan diskusi yang dimoderatori oleh Afriyadi Sofyan, M. Pd., Kons.

Penyampaian materi pertama oleh Dr. Sinta Saraswati, M. Pd, Kons, tentang merencanakan karir berkelanjutan. Sinta memaparkan masa depan dan karier sebagai perjalanan hidup penuh makna harus disiapkan sedini mungkin.

“Perubahan yang terus berkembang di era pandemi seperti saat inj berpengaruh pada setiap pilihan karir yang direncanakan dan diputuskan,” jelasnya pada peserta.

Dalam paparan selanjutnya sinta menjelaskan bahwa yang perlu diperjuangkan oleh pemuda adalah konsistensi mengejar karir dan komitmen mengembangkan karir tersebut.

“karier berkelanjutan merupakan proses dinamis tentang bagaimana individu berubah sesuai dengan konteks dari waktu ke waktu,” ucapnya.

Kesehatan, lanjut Sinta, menjadi faktor terpenting dalam menjalani karir. Selanjutnya adalah kebahagiaan agar tidak mudah jenuh dan selalu memberikan semangat. Poin penting lainnya adalah produktivitas, Sinta mengatakan tak mungkin karir berkemnang jika tidak produktif.

“Indikator penting yang perlu diperhatikan dalam menjalani karir berkelanjutan adalah kesehatan, kebahagian dan produktivitas,” tutupnya.

Materi kedua disampaikan oleh Nur Muhammad Syamsu Dhuha tentang “Menciptakan Peluang Kerja di Era Digital”.

Pemuda kelahiran Jakarta itu merupakan Vice Director CV Arunika Gemilang Esa dan CEO Zonedu.ID yang masih dirintis hingga saat ini. Dalam paparannya Syamsu mengungkapkan pengalamannya merintis bisnis dalam bidang digital.

“Berbisnis dalam bidang digital kuncinya harus berani melangkah, jeli melihat peluang, kreatif, inovatif, good communication, menjadi pribadi yang resilien, dan berani ambil resiko”, ujarnya.

Setelah pemaparan materi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi. Peserta secara antusias dan interaktif menyampaikan pertanyaan dan dijawab langsung oleh para narasumber.

Kegiatan ini ditutup dengan latihan mengeksplorasi rencana karir berkelanjutan yang dipandu oleh Edwindha Prafitra Nugraheni, M. Pd., Kons.

“Dalam membuat rencana karier yang perlu dilakukan antara lain mengenali profil diri secara jelas, menyelaraskan dengan tujuan karir serta menetapkan pilihan,” ujar Nugrahaeni.

Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi modal bagi generasi muda sebagai bagian dari masyarakat untuk membuat keputusan yang terencana sehingga dapat membantu menggerakkan roda perekonomian. (Rifky Akbar)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here