Apriyani Rahayu Dedikasikan Medali untuk Almarhumah Sang Ibu Usai Rasakan Terjalnya Raih Emas

Salah satu pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu tampil hebat kala melawan pasangan China, Chen Qing Chen/Jia Yifan, dalam final Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8/2021). Foto: REUTERS

Tokyo (Sigi Jateng) – Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu menceritakan perjuangan panjangnya menuju medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Atlet kelahiran Konawe, Sulawesi Tenggara, 23 tahun lalu pun mendedikasikan medali untuk almarhumah ibu dan kakaknya.

Apriyani Rahayu menceritakan awal mula dia dipasangkan dengan Greysia Polii pada 2017 lalu. Greysia sendiri merupakan salah satu pemain senior yang memang diidolakan Apriyani. Berpasangan sejak 2017, perjalanan Greysia/Apriyani untuk meraih medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 jelas tak instan.

Turun naik performa sempat jadi masalah mereka di lapangan pertandingan. Namun, Apriyani merasa semua itu terjawab dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020 kali ini. Dia pun berterima kasih kepada Greysia yang telah banyak membantunya terutama untuk menjadi lebih dewasa di lapangan.

“Saya berpasangan dengan Greysia empat tahun lalu. Perjalanan panjang, di mana saya belajar untuk mendewasakan diri. Hari ini kami mendapatkan semua, berkat dari Allah dan doa keluarga serta masyarakat Indonesia,” ujar Apriyani dalam keterangan pers, Senin (2/8/2021).

Rasa bahagia meraih medali emas meluap dari Apriyani. Dia pun mendedikasikan prestasi tersebut untuk almarhumah ibu dan kakaknya. “Kami sangat senang dan Bahagia. Medali emas ini bukan hanya impian Kak Greysia, tetapi juga saya. Medali emas ini untuk almarhum orang tua saya dan kakakku,” ujarnya lagi.

Usai pertandingan, Greysia/Apriyani mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan. Menurut mereka, pencapaian ini juga merupakan wujud dari dukungan dan doa yang terus mengalir dari semua orang.

“Kami berdua benar-benar bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang selalu memberikan dukungan kepada kami. Kalian mendoakan kami dengan luar biasa,” ujar Greysia usai pertandingan.

“Untuk keluarga, pemerintah, semua petinggi-petinggi di Indonesia juga Pak Presiden dan semua yang memberikan doa dan dukungan, kami sangat berterima kasih sekali. Kami bisa melakukan pencapaian ini (medali emas) juga karena dukungan dari seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya.

Sebagai catatan, keberhasilan Greysia/Polii di partai final kali ini sekaligus menjadi raihan medali emas pertama untuk wakil Indonesia di ajang Olimpiade 2020. Sebelumnya, wakil Merah Putih merah tiga emas dari cabor angkat besi dengan rincian satu perak dan dua perunggu. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here