Akses Jalan Nasional Jakarta-Cilacap Putus Akibat Terendam Banjir Satu Meter, Begini Penjelasan BPBD

Ribuan kendaraan terjebak macet akibat banjir merendam jalan sepanjang 100 meter di Desa Jeruklegi Kulon, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. (Foto: Istimewa)

Cilacap (Sigi Jateng) – Genangan banjir satu meter merendam jalan sepanjang 100 meter di Desa Jeruklegi Kulon, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.

Akibatnya, akses jalan nasional menghubungkan Jakarta-Cilacap via Banyumas terputus sebab tak bisa dilalui kendaraan, Rabu (21/7/2021).

 Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, salah satunya di Kecamatan Jeruklegi.

Banjir yang merendam di dua titik jalan nasional tersebut disebabkan karena Sungai Jambu meluap setelah diguyur hujan hingga berjam-jam pada Selasa (20/7/2021) malam sampai Rabu (21/7) pagi.

Titik pertama di Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi yang merupakan jalan penghubung antara Cilacap dengan Wangon, Banyumas. Di lokasi ini, ketinggian banjir 60 cm dengan panjang 500 meter.

Titik kedua adalah jalur Sidareja-Cilacap tepatnya di Desa Jeruklegi Kulon, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap. Tepatnya di pertigaan Jeruklegi.

Di lokasi tersebut, panjang banjir sekitar 70 meter, tetapi arusnya deras, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Kepala Seksi Pencegahan BPBD Cilacap, Gatot Arief Widodo mengatakan di dua titik jalan tersebut masih belum bisa dilewati sebab genangan banjir tinggi.

“Hingga kini, di kedua titik tidak dapat dilewati. Baik itu jembatan yang tergenang maupun jalan yang tergenang karena ada arus banjir, hujan di hulu sudah berhenti, tapi arus sungai masih tinggi,”kata Gatot, Rabu (21/7/2021).

Selain jalan nasional, banjir juga berdampak pada rumah penduduk di wilayah Kecamatan Jeruklegi, di antaranya di Dusun Wanasari, Desa Jeruklegi Kulon dan di Desa Cilibang dengan ketinggian sekitar 20-40 centimeter. Di kedua lokasi tersebut ada sekitar 200 rumah warga.

“Hingga kini, masyarakat masih bertahan. Karena tidak terlalu membahayakan. Ada juga sekolah yang terendam. Tetapi saat sekarang tidak ada pembelajaran tatap muka,”katanya.

Selain itu, ada informasi jalan penghubung ke Desa Brebeg, Kecamatan Jeruklegi juga terendam. Akses jalan satu satunya, adalah menuju Kelurahan Kutawaru, kemudian menyeberang melalui segara menggunakan perahu untuk menuju Cilacap. “Sampai kini masih terisolir,”tandasnya. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here