Ada Lele Raksasa Menyemburkan Air, Inilah Project Teknologi Wisata Semarang

Seekor lele raksaa bergerak-gerak dan menyemburkan air di Taman Lele Tugu Semarang. (Dok.)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Pengunjung objek wisata Taman Lele di Jalan Walisongo Tambakaji Ngaliyan akan menemukan seekor lele besar yang dapat bergerak dan menyemburkan air. Benda itu bukan ikan betulan atau patung, melainkan robot yang saat ini menjadi ikon wisata yang dulunya merupakan penangkaran Lele dan hewan-hewan langka.

Keberadaan robot yang lucu dan unik itu adalah bagian dari visi besar Pemerintah kota Semarang untuk menggunakan sistem robotik sebagai daya tarik Kota Semarang, terutama dunia pariwisata.

Robot unik itu sendiri diviralkan oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, melalui mesia sosial instagram pribadinya @HendrarPrihadi. Pria yang akrab disapa Hendi itu menekankan robot tersebut bagian dari lompatan besar pembangunan di Kota Semarang sebagai smart city.

“Semangat kami membangun Semarang menjadi Smart City sudah dimulai dari tahun 2013, yang salah satu tantangannya adalah dengan tekhnologi yang terus berkembang, Semarang harus terus berinovasi. Karena salah satu fokusnya pariwisata, maka label Smart City itu juga harus tercermin dalam pengembangan sektor tersebut,” tekannya, Minggu (31/1/2021).

Walaupun dengan tantangan yang cukup besar, karena masih menghadapi situasi pandemi, Hendi tetap optimis penguatan sektor pariwisata dapat memberikan dampak pada masyarakat, tentu saja dengan peningkatan protokol kesehatan yang terus didorong. Untuk itu peningkatan tekhnologi dipilihnya sebagai salah satu fokus pengembangan pariwisata kedepan di Kota Semarang.

“Menghadapi situasi saat ini tentu saja tantangannya besar, yang kemudian kita mau tidak mau harus lebih kreatif dan inovatif. Maka di sisi lain ini sebenarnya jadi momentum untuk melakukan re-design pola pengembangan pariwisata. Bukan hanya daya tariknya yang dibahas, tapi juga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ungkap Hendi.

Wali Kota Semarang tersebut mencontohkan, beberapa rencana pengembangan pariwisata Kota Semarang di 2021 sebagian besar dikonsep untuk menghindari kerumunan, yang kemudian jajarannya akan mengatur tekhnis protokol kunjungan seaman mungkin.

“Misalnya bus Amphibi kan jelas bisa diatur kursi – kursi mana yang harus dikosongkan untuk mejaga jarak. Atau jembatan kaca, museum, dan konsep sedulur di Taman Satwa terkait Zoosaurus dengan sistem robotik itu juga, jelas ada jalur keluar masuk, sehingga seharusnya lebih mudah mengatur,” jelasnya.

Sebelumnya, Hendi telah mengumumkan akan membangun museum Kota Lama berbasis teknologi imersif agar masyarakat merasakan secara realistik sejarah perkembangan Semarang dari masa ke masa.

Selaim itu, sejumlah project pariwisata akan dibangun pada tahun 2021, di antaranya Bus Amphibi dan Jembatan Kaca Tinjomoyo. Sejumlah rencana itu terus diunggah di berbagai kanal media sosial miliknya.

Wali Kota Semarang yang akan memasuki periode masa jabatnya yang kedua pada bulan Februari 2021 itu pun, jauh – jauh hari sudah menegaskan akan langsung kembali ‘gas pol’ melakukan lompatan besar di Kota Semarang. Dan seperti yang diutarakannya, penguatan sektor pariwisata masih menjadi salah satu fokusnya untuk membangkitkan ekonomi di Ibu Kota Jawa Tengah ini. (Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here