42 Nakes Cilacap RSUD Cilacap Terkonfirmasi Covid-19 Dari India Setelah Tertular ABK

CILACAP ( Sigijateng.id ) – Sedikitnya 42 tenaga kesehatan (nakes) RSUD Cilacap terkonfirmasi Covid-19 varian baru B 1617 dari India.

Puluhan tenaga kesehatan ini tertular saat penanganan Anak Buah Kapal (ABK) kapal MV Hilma Bulker yang sandar di pelabuhan Cilacap.

Atas hal ini Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji meminta BNPB melakukan isolasi terpusat.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan diketahuinya nakes RSUD Cilacap yang terkonfirmasi Covid-19 varian B 1617 berawal ketika nakes tersebut menangani 13 orang warga Negara Philipina yang bekerja sebagai ABK MV Hilma Bulker.

“Hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) dari Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI menunjukkan ABK tersebut teridentifikasi terkonfirmasi positif Covid-19 varian B 1617,” kata Bupati Tatto, Minggu (23/5/2021).

Tatto menjelaskan, hasil tracing contact tenaga kesehatan RSUD Cilacap yang terlibat dalam penanganan Covid-19 klaster ABK kapal tersebut menunjukkan 42 nakes teridentifikasi konfirmasi positif Covid-19.

“Dari sejumlah nakes itu, sebagian sedang dilakukan pemeriksaan spesimen sampel lanjutan ke laboratorium UGM Yogyakarta,” kata Tatto.

Tatto menambahkan, atas munculnya varian Covid B1617 dari India, pihaknya telah berkirim surat ke BNPB untuk penanganan isolasi terpusat.

“Untuk penanganan klaster Covid ABK kapal yang teridentifikasi Covid-19 varian B 1617, kami meminta BNPB untuk dapat memfasilitasi penyediaan tempat isolasi terpusat, misal di hotel atau penginapan bagi pasien yang tidak memungkinkan isolasi mandiri di rumah dan juga tidak dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19,” katanya.

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here