3 Hari Salatiga-Ambarawa Digoyang Gempa, Berikut Ini Arahan Gubernur Ganjar Pranowo

Rentetan gempa darat terus terjadi di Salatiga-Ambarawa 3 hari nonstop. (Foto: Dok. BMKG)

Semarang (Sigi Jateng) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta apel siaga bencana agar segera digelar. Tidak hanya terkait rentetan gempa di Salatiga dan Ambarawa di Kabupaten Semarang, tetapi juga antisipasi banjir dan longsor di sejumlah daerah.

Ganjar mengatakan terkait gempa di Salatiga dan Kabupaten Semarang, pihaknya sudah berkomunikasi dengan kepala daerah setempat. Selain itu, beberapa tenda darurat juga sudah dipasang untuk persiapan.

“Kemarin langsung komunikasi dengan bupati Semarang dan Wali Kota Salatiga. Sudah langsung dibuatkan tenda darurat,” kata Ganjar, Senin (25/10/2021

Maka segera gelar apel siaga. Karena selain gempa, antisipasi hujan lebat,” imbuhnya.

Apel siaga itu diperlukan mengingat curah hujan juga makin tinggi. Ganjar mendapatkan informasi tersebut usai bertemu dengan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. Puncak curah hujan tinggi diperkirakan terjadi bulan Desember.

“Saya juga minta di beberapa titik yang rawan bencana lakukan simulasi evakuasi,” tegasnya.

Apel siaga juga merupakan bentuk sosialisasi agar siap, termasuk mengupayakan penggunaan alat bahkan yang paling sederhana seperti kentongan.

“Gunakan seluruh alat, tidak usah canggih kentongan cukup sehingga mengurangi resiko bencana,” ujarnya.

Terkait gempa yang terus terjadi di Salatiga dan Kabupaten Semarang, Ganjar menjelaskan tim geologi masih terus bekerja menliti, maka kesiagaan masih perlu dilakukan.

“Dari (dinas) ESDM mencoba mendampingi dan ikuti terus pergerakan sesar yang ada karena ini bukan vulkanik. Tim geologi lagi bekerja maka punya asumsi kita mesti siaga. Khusunya di daerah sesar khususnya di Salatiga dan Kabupaten Semarang,” ujarnya.

Sementara itu kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie mengatakan hingga pagi ini sudah ada 34 gempa sejak Sabtu (23/10) dini hari di Salatiga dan Ambarawa (Kabupaten Semarang).

Ia menyampaikan bahwa gempa susulan terjadi pukul 05.05 WIB berkekuatan M2,5 di 7.275 Lintang Selatan, 110.45196 Bujur Timur atau 8 km barat laut Kota Salatiga, Jateng. Gempa tersebut terjadi di kedalaman 11 km.

“BMKG mencatat terdapat 1 gempa susulan di Ambarawa Salatiga, Sehingga total gempa teranalisa berjumlah 34 event,” kata Setyoajie lewat peana singkatnya. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here