11 Pabrik Tahap Konstruksi, 20 Perusahaan telah Berproduksi di KIK. Begini Harapan Bupati Dico

Bupati Dico M Ganinduto mendampingi kunjungan Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi RI di Kawasan Industri Kendal. Foto : Istimewa

Kendal (Sigi Jateng) – Hingga saat ini, ada 20 perusahaan sudah berproduksi di Kawasan Industri Kendal (KIK). Selain itu, 11 pabrik juga sedang melakukan konstruksi dan tahap pembangunan. Bahkan ada sebanyak 60 pengusaha sudah membeli lahan di kawasan tersebut. Hal itu menunjukkan dari efek domino pertumbuhan perekonomian industri di Kendal.

“Seiring progres laju pembangunan di kawasan industri Kendal yang mulai berkembang dari awal hingga hari ini bisa dikatakan cukup baik. Harapannya ke depan akan kita kejar lebih cepat lagi, sehingga tenaga kerja dari Kendal makin banyak,” kata Bupati Dico Ganinduto saat mendampingi kunjungan Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi RI, Nurul Ichwan dan Direktur Perencanaan Jasa Fitrianto di KIK, Rabu (22/9/2021).

Dalam kunjungan itu rombongan melihat secara langsung perusahaan-perusahan yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus dan di kawasan zona yang diperuntukan untuk industri. Selain itu, merupakan tindak lanjut dari MoU Pemerintah Kabupaten Kendal bersama 8 pelaku usaha di Kabupaten Kendal yang rencananya akan diberikan Tax Holiday dan Tax ekselon dari Kementerian Investasi.

“Pada hari ini Debuti Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi melihat secara langsung seperti apa kondisnya, dan harapannya insentif tersebut akan segera diberikan kepada 8 pelaku usaha di Kabupaten Kendal,” terang suami dari artis Whyne Fredericha ini.

Dico mengatakan para pelaku usaha akan melibatkan para pelaku UMKM, baik dalam pembangunan pabrik maupun saat nanti sudah berproduksi. Dirinya juga akan memperjuangkan beberapa hal lagi, yaitu Pelabuhan Tanjung Kendal.

“Setelah itu adalah jalur gas, sebab industri mendapat prioritas harus mendapatkan gas lebih baik. Ini juga yang akan kita perjuangkan bersama, agar pertumbuhan ekonomi yang ada di Kabupaten Kendal maupun Provinsi Jawa Tengah segera bisa membaik secara umumnya,” jelas Dico.

Dilokasi yang sama, Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi RI, Nurul Ichwan menyampaikan, Jawa Tengah pada umumnya dan Kendal pada khususnya, karena memiliki ekosistem yang baik untuk menjadi kebangkitan-kebangkitan ekonomi di Jawa Tengah.

“Hari ini kita melihat secara langsung lokasi yang ada Kendal, baik itu Kawasan Ekonomi Khusus maupun di kawasan zona yang diperuntukan untuk industri,” kata dia.

Menurutnya, di masa pandemi ini, Kabupaten Kendal justru mendapatkan tenant-tenant dari investor asing, yang mana dapat mensuplai kebutuhan Internasional. “Kami berharap dari sini kita dapat tenant yang lebih baik, untuk kita sebarkan lagi di kawasan peruntukannya. Sehingga, efek positifnya akan berdampak baik, tidak hanya di Kendal saja, tapi juga Jawa Tengah. Bahkan akan memberikan kontribusi secara nasional,” tandasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here