108 Orang di Lapas Kelas IIA Kendal Ikuti Vaksinasi Covid-19, Sempat Jadi Klaster

Warga binaan Lapas Kelas IIA Kendal menjalani vaksin tahap pertama 2021 sebagai upaya mencegah penyebaran Covid - 19, Senin (02/8/2021). Foto : Istimewa

Kendal (Sigi Jateng) – Sebanyak 103 warga binaan dan 5 orang dari keluarga pegawai di Lapas Kendal II A mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar Dinas Kesehatan Kendal, Senin (02/8/2021).

Sebelumnya, Lapas Kendal II A pernah menjadi klaster penyebaran Covid-19 karena tidak bisa menerapkan jaga jarak (Distancing Social). Lapas Kelas IIA Kendal mulai melakukan pencegahan dan antisipasi penyebaran Covid-19.

Kepala Lapas Klas IIA Kendal Samsul Hidayat mengatakan informasi dari Dinkes Kendal menyebutkan jika vaksinasi boleh dilakukan pada penyintas apabila sudah ada tiga bulan sejak dinyatakan sembuh.

“Vaksinasi yang digelar merupakan upaya nyata yang paling tepat diterapkan di dalam lapas,” ujarnya saat memantau pelaksanaan vaksinasi bagi warga binaan, Senin (02/8/2021).

Pihaknya mengakui bahwa di lapas yang dipimpinnya tidak bisa menerapkan anjuran pemerintah jaga jarak. “Ketentuan dari pemerintah sosial distancing tidak bisa kita ikuti (terapkan) di lapas,” imbuhnya.

Menurut Samsul Hidayat, Lapas Kendal tidak bisa menerapkan social distancing disebabkan karena banyaknya jumlah penghuni dibandingkan dengan kapasitas dari lapas.

“Kapasitas Lapas klas IIA Kendal yakni 126 orang, namun saat ini sudah dihuni oleh 298 orang. Jadi sangat kecil sekali bagi kita untuk menerapkan social distancing,” ungkap Kalapas.

Samsul mengungkapkan, di lapas klas IIA Kendal setidaknya terdapat 193 orang penyintas Covid-19 yang belum diperbolehkan untuk mengikuti vaksinasi.

Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kendal yang telah memberikan kuota vaksin bagi warga binaan. Karena dengan vaksinasi dapat meningkatkan hard immunity di lokasi lapas.

Sementara itu, salah seorang warga binaan mengaku bahagia mendapatkan suntikan vaksin Astrazeneca yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kendal. Ia berharap dengan mengikuti vaksinasi dapat meningkatkan imun tubuh sehingga bisa mencegah terpaparnya dari Covid-19.

“Alhamdulilah sekarang sudah plong rasanya setelah suntik vaksin. Sebelumnya saya sempat deg-degan, takut tertular Covid-19,” ucap Fatah. (Dye)

Baca Berita Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here