Wisata Siaga Candi, Upaya 3 Pilar Kabupaten Kendal Cegah Sebaran Kasus Covid-19 di Obyek Wisata

Meski sudah menerapkan protokol kesehatan sejak mulai dibukanya obyek wisata pantai di masa pandemi. Pihak pengelola obyek wisata pantai Cahaya tetap memperketat penerapan protokol kesehatan.

Kendal (Sigi Jateng) – Tingginya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kendal tak menyurutkan upaya Satgas penanganan Covid-19 Kendal tak henti melakukan berbagai terobosan untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Seperti yang dilakukan jajaran Polres Kendal dengan membuka sejumlah posko di beberapa obyek wisata. Yakni peluncuran wisata siaga candi di pantai Cahaya, Selasa (8/9).

Kapolres Kendal AKBP Ali Wardana mengatakan peluncuran Wisata Siaga Candi ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar tetap produktif dan termasuk ikut berupaya melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Dengan dibukanya tempat wisata, diharapkan tetap disiplin memperhatikan protokol kesehatan. Sehingga tidak muncul klaster baru. Pengunjung agar selalu menjaga kesehatan baik saat berangkat maupun saat pulang dari lokasi wisata,” kata Kapolres.

Meski sudah menerapkan protokol kesehatan sejak mulai dibukanya obyek wisata pantai di masa pandemi. Pihak pengelola obyek wisata pantai Cahaya tetap memperketat penerapan protokol kesehatan.

Terlebih setelah diluncurkan sebagai Wisata Siaga Candi oleh Kapolres Kendal. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 di kecamatan maupun di tingkat kabupaten.

“Pengecekan di pintu masuk dilakukan untuk semua pengunjung harus menaati protokol kesehatan. Mulai dari penyemprotan disinfektan dan wajib menggunakan masker,” katan Direktur PT Wersut Seguni Indonesia (WSI) Yanuar Handoko.

Dikatakan, pengunjung yang tidak mengenakan masker, petugas akan memberikan pengertian dan mengedukasi bersama tim gugus tugas covid 19 tingkat kecamatan, agar pengunjung terbiasa menggunakan masker dimanapun berada, termasuk di tempat wisata.

“Protokol kesehatan menjadi keharusan di dalam lokasi wisata, seluruh petugas kami siap mengawasi dan memberikan himbauan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

Sekda Kendal Moh Toha juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal telah mengijinkan semua pengelola sektor pariwisata untuk bisa membuka kembali tempat wisata, kecuali wisata air sebagaimana interuksi Gubernur Jateng.

Baca Berita Lainnya

“Semua pengelola obyek wisata wajib memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya klaster baru penularan covid-19. Pemkab Kendal pun tak segan-segan menutup tempat wisata manakala ditemukan pengunjung atau petugas yang terpapar covid-19,” tegas Toha. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here