Undip Dampingi Kelompok Peternak Bebek dan Bandeng Terdampak Covid-19 di Kendal

Istna Mangisah, S.Pt., M.P. menyerahkan bantuan yang diterima oleh Kelompok Peternak Itik Panggangayom

SEMARANG (SigiJateng) — Pandemik Covid-19 berdampak bagi usaha peternakan bebek dan bandeng di Kabupaten Kendal.  Atas hal ini,  Universitas Diponegoro (Undip) Semarang melaksanakan kegiatan pendampingan pada Kelompok Peternak Bebek Panggangayom dan petambak bandeng Desa Wonorejo Kendal.  Kegiatan pendampingan dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat UNDIP yang diketuai oleh Istna Mangisah, S.Pt., M.P.   

Banyak ragam kegiatan dilaksanakan mulai dari hulu sampai hilir, mulai dari pengolahan limbah olahan bandeng menjadi pakan bebek, teknik budidaya untuk produk bebek yang rendah lemak dan kolesterol dengan aplikasi probiotik, sampai pengolahan daging bebek menjadi frozen food dan pendampingan pemasaran online.  

Peserta pelatihan sangat antusian dalam Pelatihan bisnis “frozen food” dari daging itik dan bandeng.

Pada Rabu (23/9/2020), tim mengadakan kegiatan pelatihan produksi daging bebek rendah kolesterol serta pelatihan bisnis “frozen food” dari daging itik dan bandeng.   

“Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam program komoditas unggulan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan produk  unggulan  Desa Wonorejo, yaitu bandeng dan bebek, serta menumbuhkan ekonomi pedesaan berbasis potensi lokal untuk mendukung penyediaan pangan hewani,” jelas Itsna Mangisah.

Usaha budidaya bebek dan bandeng yang telah lama dilaksanakan oleh masyarakat Kendal diubah polanya menjadi sistem terintegrasi.  Dengan sistem ini, peternak akan mendapatkan nilai tambah, karena meminimalkan limbah dan meningkatkan pendapatan masyarakat, serta diharapkan  menjadi  kekuatan  ekonomi bagi  daerah  dan  masyarakat  setempat.  

Pola integrasi budidaya bebek dan bandeng ini sudah dimulai di tahun 2019. Tim PKUM UNDIP telah melakukan pemanfaatan limbah olahan bandeng menjadi tepung limbah bandeng yang sudah dimanfaatkan sebagai pakan itik.  Kegiatan ini didampingi oleh tim ahli dari laboratorium Teknologi Pakan Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIPm Dr. Sri Sumarsih, S.Pt, M.P, I.P.M.

Pada masa pandemi tahun tahun 2020 ini dilakukan pelatihan pengolahan daging itik menjadi makanan frozen, berupa nugget itik, bakso dan bebek ungkep, serta aneka olahan ikan bandeng fozen.  Tim PKUM memandang bahwa selama masa pandemi covid, peluang bisnis makanan bergizi tinggi dalam bentuk frozen sangat menjanjikan.  Hal ini karena praktis, mudah, lezat, hemat waktu, aman dan pelanggan dapat menikmati tanpa harus keluar rumah.

Istna Mangisah, S.Pt., M.P. menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada Ratu Bandeng.

Anggota Tim dari Program Studi Teknologi Pangan Dr. Heni Rizqiati, S.Pt., M.P. telah melakukan inovasi produk bandeng dan bebek menjadi frozen food, yang siap dipasarkan oleh Kelompok Peternak Itik Panggangayom dan Ratu Bandeng.

Pada kegiatan ini Tim PKUM juga menyerahkan bantuan bibit itik sebanyak 700 ekor, 1 buah freezer serta alat vakum sealer makanan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu  pengembangan  produk  unggulan  desa, yakni membangun  serangkaian proses mulai dari hulu hingga hilir secara terpadu dan berkesinambungan. (*/aris)

Berita Lainnya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here