Tidak Memakai Masker Saat Beraktivitas, Empat Pelanggar Protokol Kesehatan Ditegur

Petugas gabungan saat melakukan razia disiplin protokol kesehatan di Solo.

SOLO (Sigi Jateng) – Polsek Jebres menindak empat pelanggar protokol kesehatan di Kawasan Pasar Widuran, Kecamatan Jebres Solo. Meski membawa masker, namun pelanggar tersebut tidak mengenakannya.

“Kemarin (Senin) kita operasi. Sebagian besar, dari warga yang ditindak ini membawa masker. Namun, tidak digunakan. Hanya, digantungkan di dagu,” terang PLH Polsek Jebres, Kompol Sugiyo kepada wartawan, Selasa (10/11/2020). 

Anggota Polsek melaksanakan Operasi Yustisi sekira pukul 10.00 WIB. Mereka lalu, memberikan sosialisasi terhadap para pedagang untuk mentaati protokol kesehatan. 

“Sebagian besar, untuk pedagang pasar di Kawasan Widuran sudah tertib. Namun, terkadang pengunjung masih ada yang abai dengan protokol kesehatan,” jelas Sugiyo.

Mereka yang terjaring Operasi Yustisi, kata Sugiyo, didata dan diberikan sanksi teguran supaya tidak melakukan hal yang sama.

“Lalu, diberikan masker supaya dipakai,” katanya.

Terpisah, Polsek Serengan juga melaksanakan sosialisasi di Jalan Veteran dan Jalan Yos Sudarso. Mereka yang tidak mengenakan masker langsung diberi sanksi.

“Apalagi, yang aktifitasnya di jalanan. Seperti tukang ojek, tukang becak, parkir dan lain sebagainya. Kami beri sosialisi lalu, diberikan masker. Supaya dipakai, dan tidak mengulangi perbuatannya kembali,” kata Kapolsek Serengan, Kompol Suwanto.

Pihaknya berharap, upaya yang dilakukan ini mampu menekan angka perkembangan Covid-19 di wilayah Kota Bengawan. 

Sementara, Ketua Pelaksana Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, menyatakan Satgas Penanganan Covid-19 Solo mencatat penambahan 36 kasus Covid-19 di Solo pada Minggu (08/11/2020). Tambahan kasus Covid-19 di Solo tersebut menjadikan angka komulatif Covid-19 Solo tembus 1.380 orang.

“Penambahan kasus Covid-19 di Solo bertambah 36 orang. Jumlah ini cenderung naik dibandingkan pada Sabtu lalu sebanyak 21 orang,” ujar Ketua Pelaksana Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani,

Ia menjelaskan, penambahan kasus Covid-19 baru ini didominasi dari klaster keluarga. Dari data masuk Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo tambhan kasus baru ini menyebar di 11 kelurahan yang ada di Solo.

“Ada temuan baru masing-masing satu orang di Panularan, Tipes, Joyotakan, Kepatihan Kulon, Jagalan, Pajang, Nusukan, Karangasem, dan Purwodiningratan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, temuan kasus baru masing-masing dua orang ditemukan di Ketelan, Kadipiro, dan Tegalharjo. Sejumlah klaster masih dilakukan tracing untuk memutus penularan Covid-19 Solo.

“Kami berharap tidak ada temuan klaster lagi di Solo,” katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya tambahan 36 kasus Covid-19 ini angka komulatif Corona di Solo sebanyak 1.380 orang. Perinciannya 935 sembuh, 311 isolasi mandiri, 78 rawat inap, dan 56 meninggal dunia. (raditya)

Catatan Redaksi: Bersama lawan virus corona. Sigijateng.id, mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, lakukan 3M (Wajib Memakai Masker, Wajib Mencuci Tangan, Wajib Menjaga Jarak Hindari Kerumunan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here