Terjaring Razia Masker, Seorang Wanita Hendak Melarikan Diri

Seorang wanita (berbaju kuning) hendak melarikan diri saat kepergok tak memakai masker. (Holy)

SEMARANG (SigiJateng) – Seorang wanita hendak melarikan diri saat kepergok tak pakai masker saat Satpol PP Kota Semarang menggelar razia masker rutin, pada Selasa (15/9/2020) pagi, di Jalan Raya Depan Kantor Kecamatan Ngaliyan, Semarang.

Saat akan melarikan diri, wanita yang mengendarai mobil itu langsung dihadang oleh petugas yang membentuk pagar betis. Wanita itu akhirnya menepi ke pinggir jalan untuk menjalani pemeriksaan.

Saat akan diperiksa ia kembali berulah. Awalnya petugas menanyakan KTP pengendara. Ia mengaku tak bawa. Kemudian petugas menanyakan identitas lain yang mungkin dibawa. Wanita tersebut mengaku tak bawa identitas apapun termasuk SIM. Ia hanya membawa STNK. Karena ada unsur pelanggaran lalu lintas, akhirnya Satpol PP meminta petugas Lalu Lintas Polsek Ngaliyan agar memberikan tindakan tilang.

Ketika hendak ditilang, petugas polisi menanyakan identitas yang bisa didata. Wanita itu malah mengeluarkan KTP. Petugas Satpol PP yang mengetahui hal itu pun merasa geram lantaran awalnya wanita itu tak mengaku bawa KTP. Tapi ketika disambangi Polisi, wanita itu malah menunjukkan KTP.

Usut punya usut, ternyata wanita itu bernama Mei Rizatri Rachmawati.

“Sebenarnya ada KTP saya tapi masa berlakunya udah habis,” kata Mei kepada petugas Polisi dan Satpol PP.

Salah seorang anggota Satpol PP yang memberhentikan kendaraan tersebut, bernama Priyadi membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar sekali,” kata Priyadi menceritakan.

Ketika memberhentikan pengendara tersebut, ia menanyakan prihal tak memakai masker. Ia selanjutnya menanyakan identitas lain untuk pendataan pelanggaran protokol kesehatan.

“Dia bilang katanya tidak bawa SIM, padahal dia bawa mobil. Kemudian saya tanya identitas lain selain KTP dan SIM , dia ngaku hanya bawa STNK,” kata Priyadi.

Karena terkait pelanggaran lalu lintas , akhirnya dia meminta kepolisian untuk memberikan tindakan tegas. Tak disangka, ia pun kaget, wanita itu malah menunjukkan KTP ke kepolisian .

“Padahal ketika tadi saya tanya, dia bilangnya tidak bawa,” sambungnya.

Ketika Priyadi mengecek KTP wanita tersebut, ternyata masa berlakunya telah habis.

Wanita tersebut akhirnya mendapat sanksi tilang dari kepolisian. Sementara terkait pelanggaran protokol kesehatan, ia mendapat pembinaan dari Satpol PP.

Sementara itu, Kepala Bidang PPUD pada Satpol PP Kota Semarang; Marthen Da Costa mengatakan dalam razia itu pihaknya berhasil menjaring 90 warga yang tak pakai masker.

Baca Berita Lainnya

“Rinciannya 76 orang dapat hukuman sanksi sosial berupa menyapu jalanan dan push up. 14 orang KTPnya disita,” beber Marthen.

Marthen menjelaskan jumlah tersebut didapatkan tidak hanya dari pengedara yang melintas di dua arah jalan. Tiga pelanggar diantaranya didapatkan dari pengunjung pasar Ngaliyan. (Mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here