Taati Aturan KPU Terapkan 3 M, Tim Hendi – Ita Bikin Konten Kampanye Kreatif

Salah satu box layar digital untuk keperluan kampanye paslon Hendi-Ita, sebuah inovasi kampanye untuk menyesuaikan PKPU Nomor 13 tahun 2020 tentang minimalisasi persebaran covid-19. (Humas Tim Pemenangan Hendi-Ita)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Tim pemenangan calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dan Hevearita berupaya untuk mengaplikasikan berbagai tekhnologi dalam melakukan sosialisasi. Hal tersebut dilakukan untuk dapat menarik minat masyarakat untuk mau memahami informasi tentang pasangan calon yang akrab disapa Hendi – Ita itu, juga untuk terus mengingatkan masyarakat terkait akan berlangsungnya Pemilihan Walikota Semarang pada tanggal 9 Desember 2020.

Disebutkan oleh Ketua Tim Pemenangan Hendi – Ita, Kadarlusman, melalui berbagai penerapan teknologi tersebut, diharapkan informasi yang diberikan oleh tim pemenangan dapat lebih mudah tersampaikan, tanpa perlu tatap muka.

Disebutkan oleh Kadarlusman, berbagai pembatasan kegiatan kampanye yang diatur dalam PKPU Nomor 13 tahun 2020 tidak dipandang tim pemenangan sebagai halangan, melainkan tantangan. Untuk seluruh tim pemenangan Hendi – Ita berupaya menjawab tantangan tersebut, dengan menginisiasi berbagai model – model kampanye kreatif, yang tidak bertentangan dengan regulasi yang ada.

Upaya tersebut antara lain dengan membuat Posko Pemenangan sebagai media kampanye dengan teknologi video mapping, serta menghadirkan calon Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dalam bentuk hologram.

Disampaikan pria yang akrab disapa Pilus tersebut, berbagai kampanye kreatif yang diinisiasi sebagai bagian dari sikap menghormati regulasi yang telah ditetapkan oleh KPU.

“Alhamdulillah, adanya sejumlah pembatasan yang diatur oleh KPU telah memantik kreativitas teman – teman. Mulai dari virtualbox kita maksimalkan, terus besok sabtu teman – teman akan coba gunakan video mapping, lalu nanti juga akan ada hologram mas Hendi. Pokoknya apa yang diaplikasikan, kita upayakan. Sehingga tidak ada niat sedikitpun dari kami untuk tidak taat pada peraturan KPU,” jelas Pilus pada Jumat (16/10/2020).

Pilus sendiri juga meyakinkan sikap menghormati dan taat pada aturan KPU juga dipegang oleh struktur tim pemenangan di seluruh tingkatan.

“Teman – teman tim pemenangan di wilayah – wilayah juga sama, mereka lebih mengedepankan kampanye door to door, lewat media sosial, dan seterusnya,” tegas Pilus.

“Arahan mas Hendi sudah jelas, bahwa aturan KPU harus dipegang, maka kami kampanye yang kami lakukan pun sesuai koridor tersebut,” tekannya.

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, karena pandemi, maka pelaksanaan pilwalkot Kota Semarang harus menerapkan protokol kesehatan lengkap. Hal ini untuk mencegah adanya klaster pilkada. “Kami akan melakukan pemantauan. Namun kami yakin, penyelenggara pilwalkot, calon dan juga tim sukses paham akan aturan penerapan protokol kesehatan,” kata Fajar Purwoto, Jumat (16/10/2020)(Mushonifin)

Baca Berita Lainnya

Catatan Redaksi: Bersama lawan virus corona. Sigijateng.id, mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, lakukan 3M (Wajib Memakai Masker, Wajib Mencuci Tangan, Wajib Menjaga Jarak Hindari Kerumunan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here