Sudah Pesan Hotel Mendadak Kompetisi Liga 1 Ditunda, Begini Curhat GM PSIS

Wahyu Winarto, GM PSIS Semarang

SEMARANG (SIgiJateng) – Penundaan kompetisi Liga 1 2020 bikin keuangan sebagian klub sepak bola Liga 1 amburadul. Salah satunya adalah tim PSIS Semarang. Manajemen PSIS mengakui keuangan klub semakin tekor dengan penundaan lanjutan kompetisi.

Semula Liga 1 2020 akan kemblali digelar 1 Oktober. Semua tim sudah melakukan persiapan matang. Namun akhirnya PSIS kembali menund Liga 1 karena masih tingginya kasus wabah Covid-19 di Indonesia. Pemerintah tidak dapat memberikan perizinan pertandingan.

GM PSIS Semarang, Wahyu Winarto mengatakan bahwa dengan molornya pelaksanaan kompetisi membuat pengeluaran PSIS semakin membengkak. Salah satu bentuk kerugain yang dialami PSIS adalah telah membayar DP hotel tempat menginap di Yogyakarta

Seperti diketahui, PSIS dijadwalkan bertanding melawan tuan rumah Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (2/10) kemarin. Namun semua harus berantakan karena kompetisi tertunda setidaknya sampai bulan November mendatang.

“Penundaan kompetisi jelas situasi yang berat. Untuk biaya operasional latihan saja setiap bulannya harus mengeluarkan anggaran Rp40 juta. Kita juga sudah membayar DP hotel kemarin,” beber Wahyu Winarto, Minggu (4/10).

Baca Berita Lainnya

“Kami menyayangkan kenapa keputusan ditundanya kompetisi begitu mendadak. Selanjutnya kami berharap PSSI segera mengundang kami untuk bisa bertemu dan memberikan solusi yang tepat, termasuk juga subsidi untuk klub,” imbuhnya. (Aris)

Catatan Redaksi: Bersama lawan virus corona. Sigijateng.id, mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Masker, rajin Mencuci tangan dan selalu Menjaga jarak).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here