Sego Penek, Makanan Khas Purworejo yang Bikin Ketagihan

Sega Penek kuliner khas Purworejo yang legendaris.

PURWOREJO (SigiJateng) – Kabupaten Purworejo memiliki beragam makanan khas yang  unik dan membuat ketagihan. Mulai dari gebleg, dawet hitam, dawet goreng, ketheg, klanthing atau ada juga yang menyebut krimpying hingga sega penek. Jika berkunjung ke Purworejo, coba nikmati kuliner sega penek dijamin akan membuat ketagihan dan selalu kangen menikmatinya. 

Sega penek adalah makanan khas dari daerah Purworejo bagian selatan, utamanya di Kecamatan Purwodadi. Bentuknya mirip dengan nasi ayam khas Semarang, hanya penjual biasanya juga melengkapi dengan berbagai sayuran seperti nangka muda, sayur oseng pepaya, oseng pare dan lainnya. 

Siraman kuah santan  kentalnya yang manis gurih membuat kuliner ini nikmat. Pedagang pun hanya memakai ayam kampung untuk lauk, ada pula tahu bacem, tempe bacem serta jeroan ayam.

Pedagang sega penek pun tidak banyak, kita bisa menjumpainya di Pasar Purwodadi, Pasar Jenar, Pasar Gesing dan beberapa penjual saat Bulan Ramadhan.

“Dari dulu namanya memang sego penek, nggak tahu siapa yang pertama kasih nama itu, sudah turun temurun dari nenek moyang. Yang bikin enak ya ini siraman kuah kentalnya,” tutur pedagang sego penek, Sumirah (60).

Sumirah pun menjual dagangannya dengan harga Rp5 ribu hingga Rp20 ribu tergantung lauk yang dipilih pembeli.

Hingga sekarang, belum ada yang tahu persis kenapa makanan selezat itu dinamakan sego penek. Namun menurut cerita, kuliner khas itu sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang. Bahkan masyarakat percaya jika sego penek kala itu menjadi asupan utama tentara Indonesia yang berjuang di wilayah selatan Purworejo. 

Berita Lainya:

Salah satu pembeli sega penek, Yanti (35) warga Desa Girirejo, Kecamatan Ngombol mengaku, ia memang sangat menyukai makanan yang tak dijumpai di daerah lain ini. “Sejak kecil, dulu kalau Ibu atau Mbah ke Pasar, jajanannya ya sego penek. Sampai sekarang masih suka, anak-anak juga suka,” kata Yanti yang rela jauh-jauh ke Pasar Jenar untuk membeli sega penek. (Nurul MU)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here