Rencana Pemprov Jateng Bikin Kelas Jarak Jauh di Tawangmangu Disambut Bahagia Warga

Ilustrasi : Pelajar SMA sedang mengikuti upacara di sekolahnya. ( foto dok)

SEMARANG (SigiJateng) – Rencanya Pemprov Jateng bikin kelas jarak jauh di tiga kecamatan, salah satunya di Kecamatan Tawangmangu, tempat kelahiran Gubernur Ganjar Pranowo disambut gembira warga setempat.

Salah satunya adalah Sri Rejeki. Dia menyatakan syukur dan bahagian begitu mendengar aka nada kelas jarak juah di Tawangmangu. Pasalnya, saat ini dia juga memiliki anak yang akan masuk SMA, namun sampai saat ini belum dapat kelas karena ersingir zonasi.

Saat dikonfirmasi, Sri Rejeki mengatakan bahwa tidak ada satupun sekolah SMA atau SMK Negeri di Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Sehingga, dengan sistem zonasi, ratusan anak-anak Tawangmangu termasuk anaknya, Dimas Adi Setyawan yang tidak bisa masuk sekolah negeri.

“Alhamdulillah. Kemarin bingung mau nyari sekolah dimana. Anak saya sempat daftar di SMAN Karangpandan, tapi tidak masuk zonasi. Mencoba peruntungan di SMKN 2 juga tidak bisa, sampai sekarang masih bingung,” kata Sri saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2020).

Menurut Sri Rejeki, anak-anak Tawangamngu yang lulussan SMP banyak. Namun tidak ada yang bisa masuk ke SMA/SMK Negeri. Karena kesingkir zonasi.

“Lega sekali ada kabar mau dibuatkan kelas jarak jauh di sini, jadi tidak bingung lagi. Harapannya, tentu ke depan dibangun sekolah negeri di sini, biar kami tidak kebingungan,” ucapnya.

Putra Sri Rejeki, Dimas Adi Setyawan (15) mengatakan, dirinya lulusan adalah di SMPN 1 Tawangmangu. Tahun ini ada 200 lebih siswa dan semuanya bernasib sama, kesulitan melanjutkan sekolah ke SMA/SMK negeri.

“Tidak ada sekolah jadi sulit mencar sekolah. Senang kalau mau dibuatkan kelas jarak jauh, tapi harapannya tetap dibangunkan sekolah negeri di sini,” ucap Dimas. (aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here