Produksi Jagung Kendal, Diserap Penuhi Kebutuhan Pakan Ternak

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati dr Mirna Annisa melakukan kegiatan panen raya tanaman jagung di Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal Jawa Tengah, Sabtu (27/6/2020).

Kendal (Sigi Jateng) – Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Suwandi mengatakan Kabupaten Kendal memiliki potensi tanaman jagung yang dinilai tumbuh baik dan juga menghasilkan panen yang bagus.

“Potensi yang sudah ada terus kita tingkatkan sehingga hasilnya lebih maksimal. Seperti hasil tanaman jagung di Kabupaten Kendal ini sangat strategis dan sebagian besar panen untuk pakan ternak,” kata Suwandi, saat acara panen raya jagung bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo dan Bupati dr Mirna Annisa di Desa Pucangrejo Gemuh, Sabtu (27/6).

Dikatakan, bahwa saat ini Kabupaten Kendal juga sudah mempergunakan alat mesin pasca panen dan dryer untuk mengeringkan jagung. Terlebih untuk penyerapan hasil panen jagung tidak ada masalah, sebab dilakukan ternak ayam.

“Jumlah peternak Kendal ada 830 peternak. Populasi di Kendal 6,7 juta ekor ayam produksi dan dalam pembibitan 500.000 ekor,” terang Suwandi.

Sesuai arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo, lanjut Suwandi, bahwa Kementan berkomitmen meningkatkan produksi jagung. “Direktorat Tanaman Pangan untuk Kabupaten Kendal memberikan bantuan benih padi hibrida seluas 3000 ha dan benih sebanyak 75.000 kg, serta bantuan benih jagung hibrida seluas 3.000 ha,” beber dia.

Menurutnya, rata-rata produktivitas jagung lokal saat ini sekitar 6,4 ton/ha. Kementan menargetkan produktivitas naik menjadi 8-9 ton/ha. Saat ini, beberapa sentra sudah bisa mencapai target produktivitas tersebut.

Tercukupinya kebutuhan jagung juga akan semakin menjauhkan Indonesia dari keran impor jagung yang merugikan petani. “Dengan sistim pola tanam jagung seperti yang dilakukan pada komoditas padi. Maka, penanaman bisa dilakukan secara terus menerus sehingga musim panen terus berlanjut sepanjang tahun,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati dr Mirna Annisa mengatakan jika Kabupaten Kendal memiliki luasan lahan secara keseluruhan 46.419.4 ha. Sedangkan 24 hektar merupakan lahan sawah serta 22.000 hekktar lainnya adalah ladang/tegalan.

“Hasil produksi padi di Kendal tahun 2019 mencapai 236.370 ton gabah kering dan hasil produksi jagung mencapai 215.086 ton. Perlu diketahui, jika Kendal juga sebagai penghasil telur ayam terbesar nomor 2 di Indonesia. Termasuk potensi minyak cengkeh menjadi komoditi ekspor di Eropa,” tandasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here