PPDM UPGRIS Latih Warga Jungsemi Bikin Face Shield dan Hand Sanitizer

Tim PPDM UPGRIS sedang melakukan pelatihan pembuatan face shield dan hand sanitizer untuk warga Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal. (foto dok. UPGRIS)


SEMARANG (Sigi Jateng) – Sebanyak 20 warga Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal dilatih oleh tim Pengabdian Masyarakat melalui kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) untuk membuat face shield dan hand sanitizer. Pelatihan ini dilakukan mengingat saat ini angka kasus positif Covid-19 di Kendal terus meningkat.

Kegiatan tersebut didanai oleh Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional serta kerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Kairul Marom mahasiswa Program studi Pendidikan Biologi UPGRIS mengatakan teknis pembuatan hand sanitizer berbahan dasar alami.

“Seperti, lidah buaya, kulit kacang da sereh. Mulai teknik mengolah hingga menjadi hand sanitizer yang aman dan ramah,” jelasnya melalui pesan tertulis pada Kamis (30/7/2020).

Dr. Rosalina Ginting selaku pembimbing menyampaikan face shield merupakan alat pelindung diri yang dapat berfungsi untuk memblokir tetesan atau percikan air dan udara agar tidak mengenai bagian wajah. Dimana hal tersebut dapat meminimalisir tenaga medis atau masyarakat tertular virus Covid-19.

“Kami ajak warga Jungsemi untuk membuat hand sanitizer dan face shield menjadi pilihan dikarenakan pemilihan bahan baku yang mudah didapatkan. Harganya terjangkau dan pembuatannya cukup mudah. Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan face shield sangat mudah didapatkan diantaranya yaitu mika tebal, scotlite, spons, aluminium, karet, kain perlak dan lem kayu,” kata Ginting.

Hand sanitizer diciptakan dari bahan dasar alami kulit diantaranya kulit kacang, sereh, lidah buaya yang memanfaatkan kearifan lokal. Sebab, bahan tersebut warga mampu mencari atau mudah didapat.

Baca Berita Lainnya:

Siti Nur Asiah Penggerak PKK Desa Jungsemi menyampaian terima kasih kepada tim dari Universitas PGRI Semarang yang sudah memberikan pelatihan pembuatan hand sanitizer serta fac shield  bagi warga.

“Kegiatan ini kami dukung secara penuh agar masyarakat sadar akan bahaya penyebaran virus korona. Bagaimana melindungi diri agar tidak tertular virus covid-19. Walaupun sedang diuji coba vaksin tersebut, alangkah baiknya warga tetap waspada dan menjaga diri,” imbuh Siti Nur Asiah.

Tim PPDM UPGRIS beranggotakan Dr Rosalina Ginting, Maftukin Hudah, Valdyan Drifanda dan Arief Rakhman Affandi. (Mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here