Perhotelan Mulai Dibuka, Hendi Terapkan Protokol Kesehatan Industri Perhotelan

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. (Mushonifin)

SEMARANG (Sigi Jateng) – Dunia perhotelan adalah bidang ekonomi yang terdampak cukup hebat akibat pandemi covid-19. Beberapa waktu lalu Asosiasi Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Semarang bertemu dengan Walikota Semarang untuk membicarakan konsep baru pelayanan hotel.

Sebelumnya, PHRI Kota Semarang mengeluhkan lesunya dunia perhotelan jika tak ada kebijakan untuk menghidupkan jasa penginapan ini. Di sisi lain, banyak pula pegawai hotel yang dirumahkan akibat kebijakan antisipasi penularan covid-19.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, kemudian menetapkan beberapa protokol yang harus dipatuhi oleh pengusaha hotel agar tidak terjadi penularan covid-19 jika ada hotel yang akan buka kembali.

Melalui Protokol Kesehatan Industri Perhotelan Kota Semarang, pihak hotel harus melakukan, di antaranya; cek suhu tubuh bagi pelanggan maupun pegawai dengan alat Scener Thermal Camera, pembatasan kontak fisik akses lift dengan injakan kaki, mengatur jarak dan hindari sentuhan, penyemprotan disinfektan secara berkala.

“Hari ini kita sedang mencari solusi agar pandemi covid-19 ini segera pergi, tapi saya dan jajaran Forkompinda tidak bisa sendiri, karena pekerjaan ini butuh sinergi,” ujar Walikota yang akrab disapa Hendi pada Kamis (11/6/2020).

Hendipun berharap bahwa kebijakan Protokol Kesehatan Industri Perhotelan ini bisa menjadi tanda kebangkita ekonomi Kota Semarang.

“Mari kita bergerak bersama, kita bangkitkan ekonomi kota, geliat perhotelan adalah salah satunya,” harapnya.

“Yakinlah bahwa roda perekonomian di Kota Semarang bisa berangsur kembali bangkit inovasi dari sejumlah hotel di Kota Semarang ini menjadi salah satu bukti, semangat itu masih kita miliki,” pungkasnya. (Mushonifin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here