Partai Golkar Gelar Dikpol di Kendal dengan Protokol Kesehatan Ketat

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Dr HM Iqbal Wibisono, SH. MH, saat memberi materi Dikpol DPP Partai Golkar di Kendal, Minggu (18/10/2020).

KENDAL (SigiJateng) – DPP Partai Golkar gelar pendidikan politik (Dikpol) di Kabupaten Kendal, Minggu (18/10/2020), diikuti 150 orang kader partai tingkat kecamatan dan desa setempat.

Karena pandemi covid-19, kegiatan Dikpol digelar dua gelombang, yakni pagi dan siang masing-masing gelombang 75 orang, semua yang hadir menerapkan protocol kesesehatan, yakni pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan serta dicek suhu tubuhnya.

Peserta Dikpol DPP Partai Golkar di Kendal dengan menerapkan protocol kesehatan ketat.

Acara yang mengusung tema “HUT Partai Golkar ke 56 Th “Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangki dan Pilkada Menang,” ini dihadiri calon bupati Dico Ganinduto, Ketua Golkar H Sutardi dan M Umar Syarif dari Departemen Pemnengan Pemilu DPP Golkar, serta Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Dr HM Iqbal Wibisono, SH. MH.

Iqbal Wibosono mengatakan, meningkatan kualitas sumberdaya orgonisasi bagi partai politik adalah sebuah keniscayaan yang harus dilaksanakan oleh setiap partai politik termasuk Partai Golongan Karya. “Partai Golkar di usia yang sudah genap 56 tahun tentunya sudah cukup matang memakan asam garam,” kata Iqbal di hadapan peserta Dikpol.

Pada awal pendiriannya oleh para pendirinya (zaman akhir orde lama ), kata Iqbal, Golkar dimaksudkan untuk menghalau kekuatan Partai Komunis Indonesia yang waktu itu berkembang dan merajalela pertumbuhannya di Indonesia. Sedang pada masa orde baru atau masa Soeharto berkuasa, partai ini merupakan alat kekuasan yang mampu berkuasa hingga 32 th. Dan dimasa reformasi meskipun sulit dan tidak sepenuhnya berada dalam kekuasan, partai ini tetap bertahan bahkan tahun 2004 dibawah pimpinan Akbar Tanjung, Partai Golkar pernah menjadi pemenang Pemilu.

“Dan setelah itu selalu menjadi pemenang nomor 2, setelah PDI Perjuangan hingga sekarang. Saat ini Partai Golkar dipimpin oleh Pak Airlangga Hartarto, yang juga menjadi Menko Perekonomian,” katanya.

Bagi Partai Politik yang cukup dewasa, tambah mantan anggota DPRD Jateng ini, sangatlah realistis apa bila di pemilu 2024, merindukan kemenangan kembali. Meskipun tetunya tantangan zaman dan perjuangan tidak sama persis dengan masa-masa awal reformasi waktu itu .

Demensi waktu telah berubah dan tentunya partai harus menyikapinya dengan cerdik, cakap dan bijak dan cermat dalam memainkan peran politik nya sebagai agen Demokrasi Pancasila dipusaran konfigurasi Politik Indonesia yang dinamis dengan sistim multi partai yang hidup di Indonesia.

“Untuk itu agar Partai Golkar tetap memiliki peran panjang sebagai Agen Pembangun bangsa, kata kuncinya harus cakap meningkatkan kualitas sumberdaya, anggotanya mampu memenangi hati rakyat, dekat dengan rakyat, bersikap proaktif terhadap persoalan yang dihadapi rakyat, dan mampu menangkap aspirasi ,suara dan kehendak rakyat sebagi perwujudan Demokrasi Pancasila,” terangnya.

Dari Kehandak dan suara rakyat partai akan mampu merealisasikan programnya, seperti konsolidasi, kaderisasi, meningkatan kualitas demokrasi, partisipasi dalam pembangunan pemerintahan dan mampu memenangi kontestasi politik baik itu Pilkada, Pileg, Plpres di tahun 2024 yang akan datang.

Baca Berita Lainnya

“Dan sebagai muara dari semua aktifitas Politik bagi Partai Golkar harus mampu melahirkan Ketua Umum Partainya menjadi Calon Presiden Republik Indonesia,” pungkasnya. (aris)

Catatan Redaksi: Bersama lawan virus corona. Sigijateng.id, mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, lakukan 3M (Wajib Memakai Masker, Wajib Mencuci Tangan, Wajib Menjaga Jarak Hindari Kerumunan).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here