Nama PLTU Batang Dicatut, 2 Penipu Gadaikan 11 Mobil Rental

Kepala Polres Batang AKBP Edwin Louis Sengka didampingi Waka Polres Kompol Aria dan Kasatreskrim AKP Budi Santosa pada kegiatan Konferensi Pers pengunkapan kasus penipuan dan penggelapan 11 mobil, Foto: Istimewa

Batang (Sigi Jateng) – Jajaran Mapolres Batang, Jawa Tengah, berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan mobil oleh dua tersangka yaitu Reno Khotib (27) dan Sucipto (39) sekaligus mengamankan 11 mobil dari berbagai jenis.

Dari kasus tindak penipuan dan penggelapan sebanyak 11 kendaraan tersebut, diduga kedua tersangka yang sama-sama merupakan warga Kecamatan Tulis Batang ini berhasil meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah.

Dalam gelar ungkap kasus, Kapolres Batang AKBP Edwin Louis Sengka mengatakan terungkapnya kasus ini berawal adanya laporan dari sejumlah pemilik mobil kepada polisi yang curiga terhadap keberadaan mobil mereka yang disewa oleh tersangka.

“Berdasarkan laporan tersebut, kami melakukan penyelidikan, penyidikan. Hingga, akhirnya berhasil menangkap para pelaku sekaligus mengamankan 11 kendaraan mobil,” terang Edwin, Rabu (16/9).

Edwin mengungkapkan dalam melakukan aksinya, tersangka Reno (27) datang ke rumah pelapor dengan menjanjikan bisa memasukkan mobilnya untuk disewa keperluan di proyek PLTU.

“Jadi, tersangka ini membujuk korban dengan iming-iming menyewa mobil seharga Rp4 juta hingga Rp4,5 juta per bulannya. Tapi, ternyata mobil itu justru digadaikan sekitar Rp25 juta hingga Rp30 juta per unit,” bebernya.

Kapolres menambahkan saat ini polisi masih terus melakukan pengembangan terkait kasus penipuan dan penggelapan mobil tersebut apakah masih ada pelaku lainnya maupun tidak.

“Kasus ini akan terus kita kembangkan, dan akan kita lakukan penindakan terhadap para pelaku. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” imbuhnya.

Sementara, salah seorang pelapor warga Kecamatan Mandokan, Kabupaten Sragen, Sugiyo (42) mengatakan awal kali mengenal pelaku dari seorang temannya yang berkeinginan menyewa mobil miliknya untuk keperluan proyek pekerjaan di PLTU Batang.

Baca Berita Lainnya

“Awalnya pelaku datang kerumah dan menyewa mobil dengan janji sewa sebesar Rp4 juta per bulan. Kami pun mulai curiga terhadap keberadaan mobil itu sehingga menghubungi pihak PLTU. Dan ternyata tidak ada mobil yang dipinjam di proyek itu,” tandasnya. (Dye)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here