SD Hj. Isriati Baiturrahman Semarang Gandeng Bank Mandiri Terapkan Pembayaran Sekolah dengan Cara Online

Kepala Sekolah SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang Amir Yusuf, MPd

SEMARANG (SigiJateng) — SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang manggandeng Bank Mandiri dalam upaya memudahkan orang tua / walid murid dalam pembayaran biaya sekolah, yakni menerapkan pembayaran biaya sekolah dengan cara online.

Nantinya, orang tua tidak lagi datang ke sekolah membawa uang tunia, namun cukup lawat SMS banking, ATM ataupun tranfer melalui bank.

Acara sosialisasi penerapan pembayaran biaya sekolah dengan online di SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang oleh Bank Mandiri di Aula Masjid Raya Baiturrahman Simpanglima Semarang, Kamis (6/8/2020) pagi

“Kita berada di era modern. Sekarang kita memanfaatkan teknologi yang ada. Ada fasilitas yakni melakukan pembayaran uang sekolah secara onlie, tidak perlu lagi menyerahkan uang secara tunai saat transaksi. Kita akan manfaatkan teknologi itu,” kata Dr KH Ahmad Darojdi, Ketua Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah, Semarang

Hal tersebut dikatakan Kiai Darodji di hadapan para pengurus yayasan dan jajaran guru SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang dalam acara sosialisasi pembayaran sekolah secara online oleh Bank Mandiri di Aula Masjid Raya Baiturrahman Simpanglima Semarang, Kamis (6/8/2020) pagi. Pada kesempatan itu hadir pula petugas dari Bank Mandiri untuk memberikan paparan soal program pembayaran sekolah secara online.

Menurut Kiai Ahmad Darodji, tujuan dari perubahan pembayaran ini untuk efektifitas, kenyaman dan keamanan. Cara ini juga bisa untuk mencegah terjadinya kesalahan dan penyimpangan dana. Model pembayaran tunai langsung, relatif lebih rawan terjadinya kesalahan, penyimpangan atau penyelewengan.

“Untuk kontrol atau pengawasan, model online seperti ini juga lebih mudah. Karenanya, kita mantap memberlakukan cara online ini,” terang Ketua Umum MUI Jateng ini.

Untuk sementara, tambah Kiai Darodji, program pembayaran biaya sekolah secara online ini bekerjasama dengan Bank Mandiri. Namun demikian, jika nanti Bank Syariah Mandiri sudah memiliki aplikasi seperti ini akan dipindah ke Bank Syariah Mandiri.

“Kita mendesak untuk menerapkan program ini. Sambil menunggu kesiapan Bank Syariah Mandiri kita bekerjasama dengan Bank Mandiri. Kami mendesak agar Bank Syariah Mandiri juga bisa segera melakukan program ini,” ucapnya.

Sementara Kepala Sekolah SD Hj. Isriati Baiturrahman 1 Semarang Amir Yusuf, MPd menambahkan, selama ini pembayaran biaya sekolah dilakukan secara tunai. Namun sejak ada covid -19, model pembayaran biaya sekolah sudah diubah dengan cara di transfer ke rekening sekolah.

“Kalau selama covid caranya hanya dengan mentransfer uang ke rekening sekolah, seperti pada umumnya orang transfer uang. Sekarang kita mantapkan, dengan memanfaatkan sistem aplikasi yang dimiliki di Bank Mandiri. Insya Allah bulan depan kita mulai,” kata Amir yang baru pindah bulan Februari 2020 ini.

Dikatakan Amir, kerjasama antara sekolah dengan Bank mandiri tidak hanya dalam hal sebatas keuangan saja. Karena dalam portal aplikasi Bank Mandiri juga ada konten materi pendidikan. Konten pendidikan ini bisa menunjung pendidikan online yang sekarang ini harus dilakukan karena covid-19.

“Sehingga dengan satu palikasi, selain orang tua bisa membayar biaya sekolah dengan mudah juga bisa mendapatkan materi pelajaran sekolah. Ini sangat menunjang kami dalam membentuk lembaga sekolah Digital Berkarakter Unggul dan Berbudaya Prestasi ini,” terangnya.

Baca Berita Lainnya

Apalagi, kata dia, dengan adanya kerjasama ini setiap murid akan mendapatkan kartu siswa, dimana kartu itu bisa digunakan untuk bermacam-macam, seperti bisa digunakan untuk mengambil uang di ATM, jajan di kantin sekolah, serta bisa untuk absen kehadiran sekolah.

“Sebelum model ini diterapkan, kami akan melakukan sosialiasi dulu dengan yayasan dan orang tua/ wali murid. Saya kira tidak sulit, karena di sekolah lama saya, juga sudah menerapkan sistem ini. Kita juga belum putuskan apakah menggunakan sitem open payroll atau closd payroll,” kata mantan Kepala Sekolah SD Hj. Isriati Baiturrahman 2 Semarang ini. (aris)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here