Melanggar Aturan, APK Paslon Bupati dan Wakil Bupati di Blora Ditertibkan

Bawaslu Blora saat mencopot APK paslon Bupati dan Wakil Bupati, Kamis (05/11/2020) (foto:agung/sigijateng)

BLORA (SigiJateng) – Dianggap melanggar aturan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blora, mencopot ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) Paslon Bupati dan Wakil Bupati Blora, Kamis (5/11/2020)

Kegiatan ini dilakukan juga serentak di masing masing Kecamatan bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja, TNI, Polri di tingkat Kabupaten maupun Kecamatan.

Di Kecamatan Blora ada sejumlah titik yang pemasangannya melanggar aturan, baik peraturan Bupati maupun peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Di Tugu Pancasila yang masuk jalan protokol, harus bersih dari berbagai jenis APK sesuai Perbub no. 273/2020 Tentang Lokasi Pemasangan APK dan PKPU Nomor 11/ 2020.

Ketua Bawaslu Blora, Lulus Maryonan mengatakan ratusan APK yang melanggar ini rata rata pemasangannya di lokasi yang tidak tepat dan ukuran maupun gambarnya tidak sesuai dengan PKPU.

“Kita tertibkan ratusan APK karena pemasangan tidak sesuai Perbup. Kebanyakan lokasinya tidak tepat dan ukuran serta gambarnya tidak sesuai PKPU,” ucap Lulus Maryonan saat ditemui dilapangan (Kamis, 5/11/2020).

Menurut pemetaan petugas lapangan, saya yang diperoleh paling banyak pelanggaran berada di Kecamatan Blora, lantaran wilayahnya juga luas.

Baca Berita Lainnya

“Dari data sementara pelanggaran paling banyak berada di Kecamatan Blora. Ini dikarenakan wilayahnya yang luas,” pungkasnya.(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here