Maklumat Polri Dicabut, Bupati Pati; Bukan Berarti Bebas Seperti Sebelum Corona

Ilustrasi : Bupati Pati Haryanto. ( foto ist)

PATI (SigiJateng) – Bupati Pati Haryanto mengatakan maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 memang sudah dicabut sepekan lalu. Namun bukan berarti masyarakat telah sepenuhnya bebas melakukan aktivitas seperti sebelum terjadi pandemi Covid-19.

Hal ini dikatakan Haryanto saat tasyakuran HUT ke-74 Bhayangkara di Gedung Mantap Brata Polres Pati, Rabu (1/7/2020).

“Pencabutan maklumat tersebut diarahkan menuju era new normal atau tatanan kehidupan yang baru, yakni menerapkan protokol kesehatan pada aktivitas sehari-hari. Bukan seperti sebelum corona,” tegas Haryanto.

Bupati mengatakan terkait new normal itu pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran. Nantinya akan ditindaklanjuti dengan Perbup.

“Nanti, kami akan bentuk tim penertiban masyarakat terkait kepatuhan pada protokol kesehatan,” tegas bupati.

Ditegaskan, kehati-hatian dan antisipasi terkait penularan virus Corona tidak boleh ditinggalkan. Sebab, sudah banyak pasien terinfeksi virus tersebut.

Terkait tema Hari Bhayangkara kali ini, yakni Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif, bupati menuturkan, tema tersebut sesuai dengan keadaan new normal.

Menyinggung soal masyarakat Pati yang mencari nafkah di sektor pertanian hingga 60 sampai 70 persen, dikatakan Haryanto, saat ini wilayah Pati sedang musim panen raya. Kondisi ini membuat perekonomian di Pati relatif aman.

“Tapi ada pekerja di sektor lain yang belum pulih, di antaranya pekerja seni. Namun saya hati-hati soal seni ini. Kalau diadakan panggung terbuka dengan jumlah massa besar, dikhawatirkan muncul klaster penularan baru,” pungkasnya. (rizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here