KPU Solo Berikan Sertifikat Terdaftar Kepada 9 Perusahaan untuk Lakukan Jajak Pendapat dan Hitung Cepat

Secara simbolis, Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti memberikan sertifikat terdaftar kepada 9 perusahaan untuk lakukan jajak pendapat dan hitung cepat di Harris Hotel and Convention Solo, Senin (23/11/2020).

SOLO (Sigi Jateng) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo memberikan sertifikat terdaftar kepada 9 perusahaan untuk melakukan Jajak Pendapat dan Hitung Cepat di Harris Hotel and Convention Solo, Senin (23/11/2020). Ke sembilan perusahaan tersebut adalah PT. Jaringan Cyrus Indonesia, Charta Politika Indonesia, Poltracking Indonesia, Indikator Politik Indonesia, Lembaga Survey Indonesia, Populi Center, Indopool Survey & Consulting, Voxpol Center Research and Consulting, dan PT. KIO Sembilan Lima.

Ketua KPU Solo Nurul Sutarti, mengatakan tidak semua perusahaan tersebut akan melakukan proses Jajak Pendapat dan Hitung Cepat. Beberapa hanya akan melakukan proses hitung cepat di pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.

Nurul menjelaskan, sertifikat wajib diberikan oleh KPU Solo, sebagai surat resmi, bahwa 9 perusahaan tersebut telah lolos tahap administrasi dan wajib untuk melaporkan hasil kegiatan sesuai yang diajukan paling lambat 7 hari pasca pelantikan.

“Kami akan beri sanksi tidak dapat mengikuti kegiatan pemilu selanjutnya bagi lembaga-lembaga yang tidak melaporkan hasil jajak pendapat dan proses hitung cepat sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan,” terang Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti.

Menurutnya, ketentuan pengajuan proposal kerterlibatan dalam proses Pilkada Solo tahun ini ditiadakan. Perwakilan dari salah satu lembaga hitung cepat dari Jakarta yang mendapat kepercayaan dari KPU Solo Avira, menerangkan jika proses perijinan untuk melakukan kegiatan hitung cepat memerlukan waktu 2 hari.

Baca Berita Lainnya

Ia menyampaikan, bahwa pihaknya telah menyerahkan prosposal kepada KPU bersmaan dengan pengiriman surat ijin.

” Untuk penyelenggaraan pilkada Solo hasil hitung cepat akan kami siarkan melalui media social,” jelas Avira. (Raditya Hermansyah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here