Komunitas 48 Bersepeda, Salurkan Hobi, Promosikan Tempat Wisata dan Geliatkan Perekonomian

Komunitas 48 Bersepeda asal Jakarta, saat melintas di kawasan Kota Lama Semarang, Senin (10/8/2020).

SEMARANG (SigiJateng) – Belasan pesepeda melintas di Taman Sri Gunting kawasan Kota Lama Semarang, Senin (10/8/2020) sekitar pukul 08.15. Mereka singgah sebentar, lalu foto-foto, kemudian melanjutlagi dengan memutari Komplek Kota Lama itu.

Dari tempat itu, mereka kemudian menuju Simpang Lima, kemudian menuju Warung Soto Pak Man di Jalan Veteran untuk sarapan. Selanjutnya mereka kembali ke hotel tempat mereka mengingap.

Sekilas dari rombongan pesepeda ini memang tidak istimewa. Sama seperti pesepeda pada umummya, yang memang belakangan ini memang lagi marak para pesepeda yang bersepada bersama-sama berkeliling kota Semarang.

Namun jika dilihat satu persatu siapa saja mereka yang bersepeda, Anda langsung mengatakan, ini bukanlah biasa saja, tapi luar biasa. Karena mereka ternyata adalah rombongan dari Jakarta dengan latra belakang berbeda-beda, seperti politisi, artis sinetron, musisi, selebgram, pengusaha, dan lain-lain.

Mereka antara lain, anggota Komisi I DPR RI Abdul Kadir Karding, pemain sinetron dan komedian sitkom Saleh ‘Said Bajuri’ Ali Bawazier,  Ivan ‘Govinda Band’, selebgram Natta Reza dan istri,  dan masih banyak lagi.

Senin pagi mereka sengaja bersepeda berkeliling Kota Semarang, setelah Minggu pagi (9/8/2020) bekeliling di daerah Wisata Magelang.

Ya, mereka semua adalah para pesepeda tergabung dalam ‘Komunitas 48 Bersepeda’. Komunitas ini berdiri setahun lalu di Jakarta, dengan anggota puluha orang dengan latar belakag berbeda-beda. Ada polisiti,  artis, musisi, pengusaha, wartawan, seniman, dll.

Abdul Kadir Karding mengatakan, komunitas ini punya jargon Bersepeda Bersama Bersaudara Selamanya. “Selain menyalurkan hobi, kami juga berkampanye juga melakukan aksi sosial,” kata politisi PKB ini.

Dikatakan Kadir, kegiatan sepeda Komunitas 48 Bersepeda ini tidak hanya dilakukan di Jakarta saja. Namun juga berkunjung ke daerah-daerah. Bersepeda ke luar daerah biasanya dilakukan pada akhir pekan.

“Kami sering melakukan kunjungan ke sejumlah kota. Akhir pekan di Yogyakarta lalu di Magelang dan pag ini di Kota Semarang ini,” kata mantan  Wakil Ketua DPRD Jateng ini.

Sementara, Ivan Qovinda Band menambahkan, komunitas ini awalnya hanya bersepeda di Jakarta, yakni di sekitar Gelora Bung Karno Jakarta setiap sore mulai pukul 16.00 sampai Magrib. Saat berdiri, jumlah anggotanya juga masih sedikit, dan kini anggotanya sudah ada 40 orang dengan latar belakang profesi bermacam-macam.

“Setelah beberapa bulan hanya bersepeda di Jakarta saja, akhir keluar daerah. Pertama keluar dari Jakarta yakni di kawasan Sentul,” katanya.

Menurut dia, tujuan umum adalah kampanye kesehatan. Selain itu juga kampanye tata tertib dalam berlalu lintas. Karena Komunitas 48 Bersepeda selalu taat aturan lalu lintas.

“Namun dengan bersepeda ini, kami juga membantu mengenalkan lagi tempat wisata dan kuliner supaya masyarakat datang lagi di era new normal saat ini. Sehingga mereka bisa bergeliat lagi perekonomiannya, ” kata Ivan Govinda.

Hal sama dikatakan Rezza, Komonitas 48 Bersepeda adalah sangat uar biasa. “Saya mendapat pengalaman luar biasa. Saya bisa tahu-tahu tempat wisata yang bagus di Indonesia. Sudah banyak tempat wisata di Indonesia kami kunjungi, termasuk ke Aceh, saat itu kami sempat bersepeda dengan jarak hingga 60 KM,” katanya.

Menurutnya, Komunitas 48 Bersepeda ini tidak hanya sekedar untuk menyalur hobi bersepeda saja. Namun ingin memilik tujuan menggairahkan serta mempromosikan  tempat-tempat wisata, tempat-tempat kuliner dan produk-produk para pengusaha UMKM. Bahkan, kami juga melakukan baksos.

Baca Berita Lainnya:

“Setiap kami datang tempat daerah atau wisaya, kami selalu mengusung tema tertentu. Tema itu diwujudkan dalam bentuk pakaian yang kami pakai. Kami datangi tempat wisata, kami singgah di tempat kuliner dan juga tempat-tempat pengusaha UMKM di sekitar tempat wisata. Kami ingin semua tempat yang datangi bisa lebih bergeliat dan dikenal banyak orang,” pungkasnya. (Aris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here