Komisi D DPRD dan Kadin Pendidikan Kota Semarang Kunjungi SMP Cek Pelaksanaan Pembalajaran Jarak Jauh

SEMARANG (SigiJateng) – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang melakukan Kunjungan Lapangan ke sejumlah sekolah SMP di Kota Semarang bersama Dinas Pendidikan Kota Semarang, Senin (27//7/2020). Beberapa sekolah yang dikunjungi yakni SMP Ibu Kartini di Jalan Imam Bonjol No.193 Kelurahan Pendrikan Kidul Kecamatan Semarang Tengah Kota Semarang, SMPN 25 Semarang di jalan Kualamas Tanah Mas Semarang Kelurahan Panggung Lor Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang dan SMP Terang Bangsa  di Jalan Arteri Utara Kompleks  Grand Marina Kelurahan Tawangsari Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.

Kunjungan Lapangan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Rahmulyo Adi Wibowo, didampingi Sekretaris Komisi D Anang Budi Utomo, dan Kapala Dinas Pendidikan Kota Semarang Gunawan Saptogiri. Hadir pula dalam kunjungan lapangan tersebut anggota komisi tersebut yakni  Abdul Majid, Sifin Almufti, Dyah Ratna Harimurti.

Kunjungan lapangan tersebut adalah untuk melihat kesiapan murid dalam melaksankaan Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ) atau secara online. Beberapa temuan yang didapat dalam kunjungan lapangan, yakni masih ada beberapa kendala pembelajaran jarak jauh, baik kendala dari pihak  siswa atupun dari pihak sekolah.

Kendala dari pihak murid, seperti belum semua anak memiliki hand phone sendiri terlebih anak-anak panti asuhan. Dari 12 anak hanya ada 2 siswa yang memiliki hand phone di panti asuhan.  Selain itu belum semua siwa paham penggunaan aplikasi yang diterapkan.

Sedang dari pihak sekolah, ada beberapa sekolah yang sudah siap dengan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh namun juga ada yang belum siap. Pengajar di SMP Ibu Kartini pengajarnya belum siap 100 persen.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo menyatakan, hal ini adalah persoalan yang harus dicarikan solusinya. Dia berharap agar sekolah memiliki standar terlebih dulu, dimulai dari membuat jadwal daring para guru dan tempat mengajar.

“Apabila sudah dilakukan, selanjutnya dapat mengembangkan kembali program pembelajaran yang ada supaya anak-anak selama ini belajar di rumah tidak bosan,” kata Anang.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Rahmulyo Adi W juga berharap agar dalam pembelajaran online tidak memerlukan banyak aplikasi yang digunakan. Jangan sampai ada murid yang tidak naik kelas atau tidak lulus bukan dari pelajarannya melainkan karena tidak menguasai aplikasi online.

Baca Berita lainnya

“Kami ingin Disdik dapat memberikan solusi dan rencana lain terhadap permasalahan-pendidikan pendidikan jarak jauh ini,” pungkasnya. (adv).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here